BerandaAcehIsu Tak Peduli Korban Bencana, Ini Penjelasan Pemkab Bireuen

Isu Tak Peduli Korban Bencana, Ini Penjelasan Pemkab Bireuen

Bireuen (Waspada Aceh) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen membantah tudingan yang menyebut Bupati Bireuen H. Mukhlis tidak peduli terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor.

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berdasar dan tidak didukung data yang valid.

“Informasi yang menyebut Bupati tidak peduli itu tidak sesuai fakta. Itu hanya penilaian tanpa data,” kata Muhajir dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).

Ia menyebutkan, hingga saat ini seluruh satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) di bawah komando Bupati tetap bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam penanganan dampak bencana hidrometeorologi.

Menurutnya, Pemkab Bireuen terus menjalankan proses pemulihan mulai dari masa tanggap darurat hingga transisi darurat. Koordinasi juga disebut berjalan terbuka antarinstansi.

“Semua pihak bisa berkomunikasi langsung dengan BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan instansi terkait lainnya. Setiap hari juga ada aparatur desa dan pihak berkepentingan datang untuk koordinasi dan pendataan,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Muhajir, Pemkab Bireuen tengah merampungkan proses verifikasi tahap II terhadap korban bencana, di bawah pengawasan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, ia juga menepis anggapan bahwa Bupati tidak terbuka atau sulit dihubungi. Muhajir mengklaim, Bupati termasuk kepala daerah yang mudah ditemui dan responsif terhadap komunikasi.

“Pendopo terbuka hingga malam, banyak masyarakat datang. Bupati juga tetap mengangkat telepon meskipun nomor belum tersimpan,” katanya.

Ia menjelaskan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dilakukan secara terpadu di bawah koordinasi Pemerintah Pusat, mengacu pada Rencana Induk Pemulihan dan Rehabilitasi-Rekonstruksi (PRRP) Sumatera 2026–2028.

Dengan skema tersebut, bantuan bagi korban akan diberikan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski diakui masih terdapat kekurangan dalam pelayanan, Pemkab Bireuen memastikan evaluasi terus dilakukan.

“Setiap kekurangan akan diperbaiki agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin maksimal,” tutup Muhajir. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER