Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaIrigasi Hancur, 200-an Ha Sawah di Geumpang Terancam Kering

Irigasi Hancur, 200-an Ha Sawah di Geumpang Terancam Kering

Sigli (Waspada Aceh) – Ratusan petani di Kecamatan Geumpang, Pidie, Senin (22/10/2018), mengeluhkan irigasi di Dusun Lhok Meuliweuk, yang hancur akibat banjir luapan terjadi beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda dari Pemkab Pidie membangun kembali saluran irigasi tersebut. Petani khawatir, jika saluran irigasi itu tidak segera dibangun, seluas 200 hektare lebih areal persawahan di daerah itu akan mengalami kekeringan.

“Sebenarnya ini sudah masuk musim tanam. Masyarakat petani sangat berharap, Pemerintah Pidie segera membangun kembali saluran irigasi supaya air dapat dialiri ke sawah-sawah sehingga tidak terjadi gagal tanam,” kata Muhammad, warga Geumpang.

Saat ini, kata warga Geumpang, sebelum terjadinya musibah banjir luapan, sebagian petani di daerah sedang menggarap lahan sawah untuk ditanami padi. Sebagian lagi ada juga yang sudah menanam bibit padi. Baru sekira umur tanaman padi enam hari, bencana banjir luapan pun datang, sehingga memporak porandakan tanaman padi dan lahan persawahan.

“Pada saat bencana banjir luapan itu datang, padi saya dalam proses tanam dan butuh air agar padi membuahkan hasil maksimal. Namun karena bencana banjir luapan itu keburu datang maka gagal. Sekarang ini saya mau menanam kembali bibit padi, tetapi saluran irigasi sudah hancur dan kesulitan memperoleh air,” katanya.

Kabid Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Ir Saiful Zuhkri, kepada Waspadaaceh.com, Senin (22/10/2018) menjelaskan, sudah ada perhatian Bupati Pidie untuk membangun kembali sarana dan prasana yang rusak dan hancur akibat bencana banjir luapan.

“Bupati Pidie sangat mengerti tentang kondisi di Kecamatan Mane dan Geumpang. Itu akan segera ditangani, tetapi butuh waktu dan kesabaran,” kata Saiful Zuhkri.

Menurut Zuhkri, pihaknya sudah turun ke lokasi dan melakukan survey. Berdasarkan survey yang dilakukan semua infratruktur yang rusak itu harus segera ditanggulangi dan ditangani dengan benar.

BPBD Pidie sebut dia, telah mengusulkan anggaran ke Bupati Pidie, namun pihaknya masih menunggu turun surat itu dari bupati. Jika surat itu sudah turun, pihaknya akan langsung mengirimkan alat berat untuk melakukan perbaikan infratruktur irigasi yang rusak.(b10)

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER