Selasa, April 16, 2024
Google search engine
BerandaInfo Musprov Kadin: Peserta Setujui Tata Tertib, Suhu Pemilihan Ketua Semakin Menghangat

Info Musprov Kadin: Peserta Setujui Tata Tertib, Suhu Pemilihan Ketua Semakin Menghangat

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Tata tertib pemilihan ketua dan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh dilaporkan telah disetujui oleh para peserta Musyawarah Kadin Aceh yang masih berlangsung di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh.

Waspadaaceh.com mendapatkan informasi, hingga Selasa siang (28/6/2022), tata tertib sudah disetuji oleh para peserta Musprov Kadin Aceh dengan suara terbanyak. “Saya rasa karena tata tertib sudah disetujui, maka pemilihan calon ketua sudah bisa dilakukan sore ini juga,” ujar sumber.

Biasanya dalam perhelatan musyawarah organisasi apapun, termasuk Kadin, untuk meloloskan tata tertib cukup menyita waktu. Bahkan sering kali proses pengesahan tata tertib ini lah yang bisa menimbulkan konflik di dalam sidang. “Mungkin karena tata tertib di sini tidak menjegal calon lain, maka bisa diterima oleh peserta,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, tiga pengusaha di Aceh maju sebagai calon ketua untuk bisa memimpin Kadin Aceh. Ketiganya, Ismail Rasyid, M Iqbal dan Rizki Syahputra. Mereka bertarung untuk memperebutkan total 54 suara.

Ketiganya sudah resmi ditetapkan sebagai calon Ketua Kadin Aceh setelah lolos verifikasi administrasi pendaftaran. Kondisi saat ini, mendekati menit-menit pemilihan ketua Kadin Aceh, suhu di Musprov Kadin dilaporkan semakin menghangat. Para calon mengandalkan visi misinya untuk mendapat dukungan suara dari para peserta.

Berikut visi misi ketiga kandidat calon ketua Kadin Aceh yakni Ismail Rasyid, M Iqbal dan Rizki Syahputra, yang dihimpun Waspadaaceh.com.

  1. Ismail Rasyid

Pria kelahiran Matangkuli, Aceh Utara, 3 Juli 1968 ini akan memprogramkan Santripreneur dan Yatimpreneur sebagai upaya mendorong tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aceh.

Selain itu, digitalisasi UMKM menjadi program prioritas CEO PT Trans Continent (Royal Group), Ismail Rasyid, jika dia terpilih menjadi ketua Kadin Aceh periode 2022-2027.

Program digitalisasi UMKM di Aceh sudah menjadi keharusan dan tidak bisa ditawar. “Digitalisasi kita manfaatkan untuk mendorong UMKM berorientasi ekspor yang berbasis pada komoditi unggulan daerah,” tegasnya.

Menyinggung program santripreneur, menurut dia, santri tidak lagi hanya berkutat dengan kitab-kitab pengajian saja, tapi perlu dilatih kewirausahaan.

  1. M Iqbal alias Iqbal Piyeung

Memiliki 10 program jika terpilih menjadi Ketua Kadin Aceh, berikut beberapa di antaranya.

Salah satunya membangun komunikasi yang masif dan intensif pelaku usaha, asosiasi dan pemerintah, membuka ruang bagi anggota Kadin untuk dukungan usaha, kordinasi dan kolaborasi pemerintah serta pelaku usaha.

Selain itu juga kolaborasi hulu hingga hilir untuk produksi barang hingga sampai ke pasar serta kerjasama lembaga pendidikan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Kemudian memfasilitasi dan mendorong pelaku usaha berinovasi untuk promosi dan akses pembiayaan, bersinergi dengan stakeholder menciptakan ekosistem usaha daerah yang kondusif, membuka kantor Kadin sebagai rumah bagi pelaku usaha dan konsolidasi penguatan ke daerah.

  1. Rizki Syahputra

Sedangkan pengusaha muda dan mantan Ketua HIPMI Aceh ini bertekad membawa Kadin Aceh dengan programnya merangkul semua pengusaha Aceh untuk membangun bersama terkhusus senior, membawa investasi kembali ke Aceh.

Rizki juga bertekad melakukan penguatan sinergi dengan pemerintah, meminta Menteri Investasi Bahlil untuk memperhatikan Aceh dalam investasi, membangun hubungan pusat dan daerah yang baik dan terkoordinasi.

Rizki berharap semua pengurus kabupaten/kota dapat bahu membahu bersama membangun Kadin Aceh bersama. 

Senin malam kemarin, Muprov Kadin Aceh ke 7 secara resmi telah dibuka oleh Asisten II Setda Provinsi Aceh, M. Jafar, mewakili Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Anjong Mon Mata komplek Gubernuran Aceh. Acara pembukaan, Senin 27 Juni 2022. 

Pelaksanaan Muprov Kadin Aceh di Kyriad Muraya Hotel, tampak dijaga ketat. Hanya peserta dan peninjau yang boleh memasuki ruangan. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER