Sabtu, Juli 13, 2024
Google search engine
BerandaPolitikIlliza Siap Bersaing Kembali dalam Pilkada, Targetkan Banda Aceh Sebagai 'Kota Kolaborasi'

Illiza Siap Bersaing Kembali dalam Pilkada, Targetkan Banda Aceh Sebagai ‘Kota Kolaborasi’

Banda Aceh (Waspada Aceh) –  Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan dirinya akan maju sebagai calon Wali Kota Banda Aceh pada Pilkada November 2024.

Hal ini disampaikan Illiza dalam jumpa pers di Banda Aceh, Minggu (7/7/2024). Illiza mengusung konsep “Kota Kolaborasi” untuk Banda Aceh.

“Kota ini kecil, hanya 61,34 kilometer persegi dengan 260 ribu penduduk. Kita perlu kolaborasi agar ekonomi warga meningkat,” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Illiza juga menegaskan pentingnya mengaktifkan kembali kerja sama Banda Aceh, Sabang, dan Jantho (BASAJAN) untuk mendorong perekonomian. Ia berharap Banda Aceh bisa menjadi pusat bisnis dan area komersial yang kuat, selain sebagai kota pendidikan.

“Saat ini APBK kita terbatas hanya 1,3 triliun. Kolaborasi dengan pemerintah pusat, pihak swasta, dan investor sangat penting,” tambahnya.

Oleh karena itu, pengalaman pernah memimpin Banda Aceh menjadi alasan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu untuk kembali menjadi kontestan pilkada nanti.

Menurutnya, saat ini kondisi tatanan pemerintah kota sedang tidak baik-baik saja, sehingga dibutuhkan perhatian lebih agar dapat membawa Banda Aceh lebih baik kedepannya.

“Saat saya bertugas sejak bersama almarhum Mawardi Nurdin, konsep yang lalu banyak tertunda. Maka perlu  kita garap ke depan secara efektif lebih maksimal. Sayangnya pondasi yang telah dibangun gak semuanya berjalan baik. Kita harus mulai lagi dari awal, memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” katanya.

Mengenai wakil wali kota, Illiza menyebutkan ada tiga nama yang menjadi kandidat kuat.

“Mohon doanya, mudah-mudahan dalam waktu dekat, paling lambat Agustus, kita bisa sampaikan siapa yang menjadi pilihan kita,” katanya.

Illiza berharap calon wakil wali kota yang terpilih nanti adalah sosok muda yang memahami persoalan kota dan dapat berbagi tugas dengan baik.

“Anak muda di Banda Aceh sangat potensial, dengan kreativitas yang luar biasa. Kita perlu mendukung mereka agar produk mereka bisa dipasarkan tidak hanya di nasional, tapi juga internasional,” ujarnya.

Saat ini, koalisi partai masih berproses. Illiza mengaku sudah bertemu dengan sejumlah pengurus partai seperti Demokrat, Golkar, PKS, Gerindra, dan partai lokal maupun nasional lainnya.

“Kita ingin memperkuat jaringan kerjasama lintas partai politik. Apapun keputusannya, kita akan berjuang maksimal dan menyerahkan hasilnya kepada Allah,” tutupnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER