Minggu, April 14, 2024
Google search engine
BerandaIbu Tega Kubur Bayinya Hidup-hidup, Gegara Punya Pria Simpanan

Ibu Tega Kubur Bayinya Hidup-hidup, Gegara Punya Pria Simpanan

Takengon (Waspada Aceh) – Seorang ibu tega menguburkan bayi yang baru saja dia lahirkan dalam kondisi hidup, untuk menyembunyikan aibnya, karena dia punya hubungan gelap dengan lelaki lain. Sementara suami sahnya masih mendekam dalam tahanan di Rutan Kutacane.

Wanita, SM, 35, penduduk Lukup Badak, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, walau masih dalam perawatan medis, statusnya kini sudah menjadi tahahan Polres Aceh Tengah. Dia dijerat dengan pasal pembunuhan anak kandungnya sendiri berjenis kelamin laki-laki.

“SM akan dijerat dengan pasal pembunuhan. Dia masih punya suami sah yang kini berada dalam tahanan di Rutan Aceh Tenggara. Sudah setahun di sana, namun SM punya hubungan gelap dengan lelaki lain,” sebut Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, Rabu (2/9/2020).

Dalam keteranganya di Mapolres Aceh Tengah, Sandy Sinurat menjelaskan, pihaknya akan mendalami kasus yang menggemparkan ini. Polisi, kata Kapolres, akan menelusuri apakah lelaki gelap ibu yang tega menguburkan anaknya hidup-hidup ini juga ikut terlibat dalam kasus itu.

“Kita akan dalami kasus ini, keterangan semua pihak akan kita minta. Apakah lelaki gelap ibu yang menguburkan anaknya ini juga terlibat, kita belum bisa pastikan. Namun semuanya akan kita dalami,” sebut Kapolres Aceh Tengah dalam keterangan persnya.

Kasus yang menggemparkan, karena adanya seorang ibu menguburkan bayi laki-laki yang baru dilahirkannya, terjadi pada 31 Agustus 2020. Ibu ini menguburkan anak yang baru dilahirkanya di belakang rumahnya.

Dia melarang anak laki-lakinya yang lain, yang sudah berumur 10 tahun, untuk mendekati gundukan tanah yang menjadi tempat penguburan. Namun karena terdengar suara tangisan bayi dan ada tali pusar, anaknya melaporkan kejadian itu kepada neneknya.

Suasana mulai ramai, dan menggemparkan. Sang nenek bersama masyarakat sekitar dan aparat kepolisian melalukan pengorekan kuburan. Ketika diangkat, bayinya masih hidup. Setelah dibersihkan, bayi ini dilarikan ke RSU Datu Beru Takengon untuk mendapatkan pelayanan medis.

Tapi sayang, dalam perjalanan menuju rumah sakit, anak yang baru lahir ini menghembuskan nafas terahir. Sementara ibu bayi ini juga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis karena mengalami pendaharan. Dalam pengalawan polisi, ibu yang tega menguburkan bayinya ini mendapatkan pelayanan medis. (b32)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER