Selasa, Februari 27, 2024
Google search engine
BerandaAcehHiswana Migas Aceh Desak BPH Migas Tambah Kuota BBM Subsidi

Hiswana Migas Aceh Desak BPH Migas Tambah Kuota BBM Subsidi

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh memberikan respons terhadap pengurangan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar bersubsidi di Aceh sebanyak 8.201 kilo liter atau 8 persen tahun 2023.

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin, meminta Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) segera mengambil tindakan menyusul surat dari Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, yang meminta peningkatan kuota.

Hiswana Migas juga memohon agar BPH Migas segera menambah kuota, sehingga kebutuhan solar di Aceh dapat terpenuhi.

Menurut Nahrawi, penambahan kuota BBM subsidi sangat krusial bagi Aceh agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu akibat pengurangan kuota BBM ini.

Selain itu, peningkatan kuota BBM jenis biosolar untuk Aceh akan mencegah terjadinya antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Beberapa minggu terakhir, terlihat antrean panjang di sejumlah SPBU di Aceh. Antrean tersebut didominasi oleh kendaraan umum dan truk. Inilah alasan mengapa kuota biosolar tahun ini turun 8% dibandingkan dengan realisasi tahun 2022,” ujar Nahrawi yang akrab disapa Toke Awi kepada Waspadaaceh.com, Jumat (23/6/2023).

Toke Awi juga mengungkapkan bahwa jika peningkatan kuota BBM ini tidak dilakukan dengan cepat, maka stok BBM di SPBU di Aceh akan semakin terbatas.

“Belum lagi, pengurangan ini akan berdampak negatif pada para nelayan yang mayoritas menggunakan biosolar,” tambahnya. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments