BerandaBeritaErupsi Sinabung Ganggu Penerbangan Kualanamu: 20 Rute Dibatalkan, Penumpang Tertahan

Erupsi Sinabung Ganggu Penerbangan Kualanamu: 20 Rute Dibatalkan, Penumpang Tertahan

Medan (Waspada Aceh) – Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang terjadi sejak Senin (31/8/2026), berdampak langsung pada kelancaran penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada Selasa (1/9/2026).

Sebaran abu vulkanik yang melayang di udara memaksa pihak pengelola bandara serta maskapai penerbangan mengambil langkah pengamanan, hingga menyebabkan puluhan jadwal keberangkatan dan kedatangan terganggu.

Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat, membenarkan adanya gangguan operasional tersebut. Hingga siang ini, tercatat sedikitnya 20 penerbangan dari dan menuju Kualanamu resmi dibatalkan.

Mengutip BeritaSatu.Com, tak hanya itu, sejumlah rute lain juga mengalami keterlambatan dan perubahan jadwal menyusul diterbitkannya Notice to Airmen (NOTAM) terkait kondisi keamanan udara di wilayah tersebut.

“Penyesuaian operasional dilakukan oleh masing‑maskapai setelah mempertimbangkan rekomendasi NOTAM terkait kondisi abu vulkanik di jalur penerbangan. Langkah ini mencakup keterlambatan, perubahan jadwal, hingga pembatalan penerbangan—baik rute domestik maupun internasional,” jelas Hikmat.

Kondisi ini membuat ratusan calon penumpang terpaksa menunggu lama di ruang tunggu. Sebagian di antaranya harus mengatur ulang seluruh rencana perjalanan karena memiliki agenda penting yang tidak dapat ditunda.

Belum diketahui berapa lama gangguan ini akan berlangsung, mengingat aktivitas vulkanik Sinabung masih berstatus Level III (Siaga) dan berpotensi memuntahkan abu lebih jauh.

Berdasarkan data PVMBG, abu vulkanik erupsi Sinabung bergerak ke arah timur–tenggara, yang berpotensi melintasi jalur udara menuju dan dari Kualanamu. Abu vulkanik berbahaya bagi mesin pesawat dan dapat mengganggu sistem navigasi, sehingga pembatalan atau penundaan penerbangan merupakan prosedur standar demi keselamatan penerbangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak bandara mengimbau penumpang untuk selalu memantau pembaruan jadwal dari maskapai masing‑masing sebelum berangkat ke bandara. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER