Beranda Aceh DPRK Aceh Besar: Peran Guru Sangat Besar Kejar Ketinggalan Siswa Melalui PTM

DPRK Aceh Besar: Peran Guru Sangat Besar Kejar Ketinggalan Siswa Melalui PTM

BERBAGI
Anggota DPRK Aceh Besar, Dr. Yusran Yunus, MA, yang menjabat Ketua Fraksi PAN.(Foto/Cut Nauval Dafistri)

Jantho (Waspada Aceh) – Guru memiliki peran yang sangat besar selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk mengejar ketertinggalan siswa akibat keterbatasan proses pembelajaran akibat COVID-19.

Meski kala itu banyak keterbatasan, karena pembelajaran dilakukan secara daring selama hampir dua tahun, namun guru dan tenaga kependidikan telah berjuang untuk mampu mentransfer ilmunya kepada siswanya. Sekarang setelah dilaksanakan PTM (pembelajaran tatap muka), menyusul masa transisi dari pandemi ke endemi, peranan guru sangat besar untuk mampu mengejar ketertinggalan materi pelajaran para siswanya.

“Kita apresiasi setinggi-tingginya kepada guru. Peran guru selama ini sangat besar, hingga membuat anak-anak kita, siswa-siswa kita di Aceh Besar ini tetap bisa mengejar materi pelajarannya. Kita apresiasi seluruh guru di Aceh Besar,” kata Ketua Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPRK Aceh Besar, Yusran Yunus, Jumat (3/6/2022).

Yusran menambahkan, selama COVID-19, siswa hanya mendapatkan materi pelajaran dari gurunya secara daring (dalam jaringan/online). Namun demikian, kondisi itu tidak menjadikan siswa tertinggal jauh.

“Di sini ada peran guru yang sangat besar dalam mencerdaskan anak-anak kita meski selama COVID-19 tidak bertemu guru secara langsung di sekolah. Dari sini kita semua belajar, bahwa beratnya tugas seorang guru dalam mendidik siswa. Sekali lagi, kita berikan apresiasi yang tinggi kepada mereka (guru),” ungkapnya.

Yusran juga mengapresiasi Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Besar dan Dinas Pendidikan Aceh yang juga aktif dan berupaya maksimal selama COVID-19 bekerja sepenuh hati untuk tetap melaksanakan pembelajaran secara terbatas. Disdik dan guru bekerja maksimal, saat semua orang takut tertular COVID-19.

“Disdik tetap bekerja selama COVID-19, ini kita apresiasi. Itu semua tidak terlepas dari peran para tenaga kependidikan, guru dan Dinas Pendidikan kita,” harapnya. (sulaiman achmad)