Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mengatakan, parkir elektronik yang berada di kawasan Peunayong, Banda Aceh, tidak mengalami kerusakan, hanya saja sistemnya akan diubah.
“Bukan rusak, mau diubah sistemnya untuk roda 4 dan roda 2,” kata Sekretaris Dishub Kota Banda Aceh, Muhammad Jubir kepada Waspadaaceh.com, Kamis, (16/6/2022).
Jubir mengatakan, sebelumnya memang dibuat tiga pintu, namun setelah dilakukan evaluasi dan banyak masukan, parkir elektronik dengan tiga pintu dinilai mubazir.
“Setelah dievaluasi mereka kasih masukan. Tolong, pintu itu tidak efektif kalau dibuat tiha pintu, mubazir dan habis personel untuk jaga,” jelasnya.
Sedangkan dahulu, kata Jubir, pembelian tiga pintu itu, harus satu set untuk pintu masuk dan pintu keluar. Jadi dalam kontrak juga harus terpasang tiga pintu tersebut.
“Makanya setelah dievaluasi, kita rencanakan ada pintu roda 4 dan roda 2. Kalau roda 2 kita buat terlalu panjang itu mubazir, waktu dibuka kan tidak efektif karena roda dua kan hanya 1 meter,” tutupnya.
Sementara itu Kabid Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh, Mahdani, kepada Waspadaaceh.com menyampaikan, kawasan parkir elektronik di Punayong perlu dilakukan evaluasi setelah beroperasi selama 6 bulan. Evaluasi dilakukan untuk efektifitas operasional parkir di kawasan tersebut, kata dia.
“Untuk portal barrier gate pintu keluar yang selama ini berada di tiga jalur akan diubah berada di satu jalur saja di area jalan tengah, di mana akan dipisah untuk roda 4 dan roda 2,” sebutnya.
Sedangkan sisa pos dan portal akan dipindahkan ke kawasan parkir lain, seperti Jl. Prof. Ali Hasyimi Banda Aceh. Sehingga, kata Mahdani, akan menambah kawasan parkir elektronik yang ada di kota Banda Aceh. (Kia Rukiah)