Rabu, Februari 28, 2024
Google search engine
BerandaDisebut Mangkir Dari Panggilan KPK, Begini Penjelasan Steffy Burase

Disebut Mangkir Dari Panggilan KPK, Begini Penjelasan Steffy Burase

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan pemanggilan terhadap istri kedua mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Fenny Steffy Burase, terkait kasus yang melibatkan Izil Azhar alias Ayah Merin.

Berdasarkan keterangan Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri, Steffy Burase mangkir dari panggilan tanpa konfirmasi dan tanpa memberitahukan alasannya tidak memenuhi panggilan KPK.

Terkait hal itu, Steffy Burase kepada Waspadaaceh.com, Sabtu (20/5/2023), menyebutkan, dia tidak hadir karena tidak menerima panggilan atau pemberitahuan maupun informasi dari pihak KPK.

“Tidak hadir karena tidak adanya panggilan, pemberitahuan atau pun informasi. Nomor hp saya tidak pernah berubah sejak dulu. Masih yang sama. Mudah bagi instansi negara menemukan tempat tinggal saya,” jelasnya.

Dia juga tidak habis pikir, atas dasar apa lembaga hukum dalam hal ini KPK menyebutkan dirinya mangkir dari panggilan.

“Intinya tidak ada panggilan pemberitahuan atau apapun yang sampai ke saya. Tiba-tiba semua orang mengirimkan berita bahwa saya sedang diperiksa,” tegasnya sekali lagi.

Apabila ada pemanggilan, lanjut Steffy, sebagai warga negara yang baik dari dulu hingga sekarang dia pastikan akan memenuhi panggilan dari KPK. Namun ia pastikan sekali lagi, panggilan itu tidak ada, dan dia merasa sudah difitnah ke mana-mana.

Steffy menambahkan, jika pun dipanggil, dia juga mengakui tidak tau apa-apa dan sama sekali tidak terlibat dengan kasus tersebut. Lantaran pada saat itu Steffy belum mengenal Aceh dan orang-orang dengan kasus tersebut.

Sebelumnya KPK telah memeriksa Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan beberapa saksi lainnya, termasuk istri pertama Irwandi Yusuf yaitu Darwati A.Gani dan anaknya. Sementara, Izil Azhar alias Ayah Merin sendiri telah ditahan KPK sejak Rabu (25/1/2023), setelah sebelumnya menjadi buronan. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments