Dipeusijuk, Ketua Kadin Indonesia: Saya Merasa Bagian dari Orang Aceh

    BERBAGI
    Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. saat dipeusijuk oleh ulama Aceh, di Kantor Kadin Aceh, Senin (27/6/2022). (Foto/Kia)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Saat dipesijuk, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, menyebutkan dirinya sudah merasa sebagai bagian dari orang Aceh.

    Berdasarkan pantauan Waspadaaceh.com, Senin (27/6/2022), sebelum dipeusijuk Arsjad menerima topi Aceh yang diberikan Tengku Yusuf, mewakili Kadin Aceh. Selanjutnya, Ketua Kadin Indonesia itu dipeusijuk oleh Abu Tgk Nuruzzahri (Waled Nu), dilanjutkan oleh Abu Syamwil dan Tgk. H Muhammad Yakob.

    Usai dipeusijuk, Arsjad mengucapkan terima kasih karena telah diberi kemulian oleh masyarakat Aceh, khususnya Kadin Aceh.

    “Hari ini saya merasa bagian dari Aceh, merasa jadi orang Aceh. Mohon maaf kalau saya lancang, namun itu yang saya rasakan saat ini. Ada energi, kasih sayang serta saling mengasihi,” ucapnya.

    Dalam sambutannya, dia mengatakan tidak ada manusia sempurna, namun yang bisa dilakukan adalah berdoa dan bekerja keras. Paling utama bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat sesuai moto dari Kadin.

    Ketika berbicara kesejahteraan, kata Arsjad, titik berat yang dilihat adalah bagaimana ekonomi masyarakat. Maka untuk itu dia mengharapkan khususnya masyarakat Aceh terus bersama-sama menciptakan lapangan kerja guna mengurangi kemiskinan.

    “Harapan kita bahwa nilai-nilai kebersamaan yang ada mari bersama-sama kita jaga. Jangan sampai Aceh berpecah-pecah. Di luar sana ada saja yang ingin memecah belah, karena Aceh memiliki SDA dan SDM yang luar biasa,” tutup Arsjad.

    Sebagaimana diketahui, Arsjad Rasjid bersama rombongan hadir ke Aceh untuk membuka Musprov Kadin Aceh ke-VII yang berlangsung tanggal 27-29 Juni 2022 di Hotel Kriyad, Kota Banda Aceh.

    Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menyiapkan 188 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian acara Musprov Kadin Aceh. Selama pengamanan nanti, dia memastikan personelnya akan bertindak humanis serta menjalankan pengamanan sesuai SOP yang berlaku, namun tetap profesional dan proporsional. (Kia Rukiah)