Diduga Tercemar Limbah PKS, Air Sungai Krueng Tadu Berubah Warna

    BERBAGI

    Suka Makmue (Waspada Aceh) – Diduga sebagai tempat pembuangan limbah pabrik, air sungai Krueng Tadu di Nagan Raya, Aceh, yang biasanya jernih berubah menjadi berwarna hitam pekat. Hal itu diduga karena alur sepanjang aliran sungai Tadu Raya tercemar limbah pabrik.

    Sekretaris Umum Aliansi Peduli Lingkungan (Apel) Nagan Raya, Muhammad Rufa Alimuddin, menyebutkan, pihaknya telah menemukan pencemaran sungai Krung Tadu oleh limbah pabrik perusahaan PKS (pabrik kelapa sawit). Dengan adanya pembuangan limbah tersebut terbukti telah mencemari lingkungan.

    Persoalan pembuangan limbah tersebut bukan kali ini saja ditemukan oleh pihaknya, tapi telah terjadi setahun yang lalu. Bahkan, kata dia, sudah ada PKS yang dibekukan izin operasionalnya oleh Pemkab Nagan Raya melalui DLH (Dinas Lingkungan Hidup) setempat.

    Untuk itu, Muhammad Rufa Alimuddin berharap kepada instansi terkait agar melakukan peninjauan ke lokasi pencemaran sungai Krueng Tadu, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Sementara itu Anggota DPR Aceh, Teuku Raja Keumangan, atau sering disapa TRK, mengatakan, siapapun PKS yang membuang limbah pabrik secara sembarangan harus ditindak tegas. Perilaku tersebut, menurut TRK, melanggar izin operasional yang telah diterbitkan.

    TRK meminta DLH setempat segera melakukan penelitian untuk mengungkap PKS mana yang telah mencemari lingkungan di Tadu Raya.

    Menurut TRK, dengan pembuangan limbah pabrik tersebut dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem di sepanjang sungai Krueng Tadu. Untuk itu perlu dilakukan pengecekan ke lokasi agar laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti. (Zul Nagan)