Beranda Laporan Khusus Di Tengah Pandemi dan Jelang Idul Adha, Gubernur Nova Buka Pasar Murah...

Di Tengah Pandemi dan Jelang Idul Adha, Gubernur Nova Buka Pasar Murah di 90 Titik

BERBAGI
Tampak Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Mohd Tanwier, berada di Aceh Singkil, untuk membuka Pasar Murah menandai dibukanya pasar murah di 90 titik dalam 23 kabupaten/kota di Aceh, Senin (5/7/2021). (Foto/Ist)

“Pasar murah di seluruh Aceh ini akan berlangsung selama lima hari ke depan, yakni hingga 10 Juli 2021”

———–

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, secara resmi membuka Pasar Murah di Aceh Singkil, sekaligus menandai dibukanya pasar murah di 90 titik dalam 23 kabupaten/kota di Aceh, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah di halaman Gedung Serbaguna Aceh Singkil, Senin (5/7/2021).

Nova mengatakan kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, bekerjasama dengan Perum Bulog Aceh dan pemerintah daerah setempat.

“Total ada 90 titik lokasi pasar murah yang kita buka di seluruh Aceh, termasuk di Aceh Singkil ini,” kata Gubernur Nova yang datang ke Aceh Singkil didampingi Kadis Perindag Aceh, Mohd Tanwier dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi,

Tampak juga hadir pada pembukaan pasar murah tersebut, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, unsur Forkopimda setempat, serta jajaran SKPK Aceh Singkil.

Bahan makanan pokok yang dijual di pasar murah yang akan berlangsung hingga 10 Juli 2021 ini, antara lain, beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu dan telur ayam dengan harga lebih murah dibanding harga pasar dan kualitasnya juga terjaga.

Gubernur Nova menyebutkan, program pasar murah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. Sekaligus untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang terdampak pandemi COVID-19.

COVID-19 Berdampak Ekonomi

Kata Gubernur Nova, setahun belakangan ini pertumbuhan ekonomi global mengalami tekanan karena wabah COVID-19. Seluruh wilayah Indonesia terkena dampak pandemi sehingga ekonomi nasional tahun lalu tumbuh minus 2,07 persen.

“Angka pertumbuhan ini jauh di bawah target yang diharapkan, yakni sekitar 5.2 persen,” kata Nova.

Kata Gubernur Nova, dampak yang sama juga terjadi di Aceh, di mana pertumbutuhan ekonomi Aceh ikut mengalami penurunan, walaupun sedikit lebih baik dibanding nasional.

Akibat mandeknya pertumbuhan ekonomi itu, kata Gubernur Nova, daya beli masyarakat juga ikut menurun. Karena itu, untuk mengatasi beban masyarakat, Pemerintah Aceh telah menyalurkan berbagai bantuan, baik itu berupa sembako maupun bantuan lainnya melalui lembaga terkait.

Bantu Masyarakat Melalui Pasar Murah

Gubernur Aceh menyebutkan, menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah ini, Pemerintah Aceh kembali menghadirkan program yang tujuannya untuk meringankan beban masyarakat, yakni dengan menggelar pasar murah di 23 kabupaten/kota.

Menurut Gubernur Aceh, pasar murah digelar lantaran kebutuhan masyarakat Aceh biasanya meningkat saat menyambut Idul Adha.

ILUSTRASI. Pasar murah di Banda Aceh menjelang HariRaya Idul Fitri lalu. (Foto/Ist)

Untuk itu, kata Gubernur Nova, dia mengajak masyarakat Aceh agar memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik mungkin, sehingga kebutuhan bahan makanan menjelang Idul Adha nanti tercukupi.

Namun Gubernur Aceh juga mengingatkan, konsumen prioritas pasar murah ini adalah masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah.

“Bagi keluarga dengan ekonomi menengah ke atas, sebaiknya tidak perlu ikut antrian, mengingat jumlah bahan makanan yang dijual terbatas,” kata Gubernur Aceh mengingatkan.

Wajib Protokol Kesehatan

Gubernur Nova juga mengingatkan masyarakat pembeli dan panitia penyelenggara pasar murah agar mematuhi protokol kesehatan karena masih dalam masa pandemi.

“Semua zona pasar murah di Aceh merupakan area wajib pakai masker. Tidak boleh ada transaksi yang menyebabkan kerumunan massa. Setiap orang harus menjaga jarak dengan yang lain. Protokol kesehatan ini wajib dipatuhi agar kita terhindar dari ancaman COVID-19,” pesan Nova.

Hal itu disebut perlu menjadi perhatian bersama, sebab serangan COVID-19 di Indonesia dan termasuk di Aceh mengalami peningkatan sejak dua bulan terakhir ini. Kurangnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan dinilai menjadi pemicu meningkatkan serangan wabah itu.

“Untuk itu saya mengimbau masyarakat di seluruh Aceh agar senantiasa disiplin menerapkan Protokol Kesehatan di manapun berada,” ujar Gubernur Nova.

Bupati Sampaikan Terima Kasih

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh atas penunjukan Singkil sebagai lokasi pembukaan pasar murah.

Senada dengan Gubernur Aceh, Dulmusrid juga menyebutkan bahwa menjelang Hari Raya Idul Adha kebutuhan masyarakat atas bahan dapur selalu meningkat. Namun, di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini, daya beli masyarakat diakui berkurang lantaran perekonomian warga ikut terdampak.

“Tujuan pasar murah ini untuk memudahkan warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Bupati Aceh Singkil.

Bupati juga mengimbau warga dapat memanfaatkan pasar murah ini untuk membeli kebutuhan dapur sesuai keperluan. (Adv)

BERBAGI