Senin, Desember 4, 2023
Google search engine
BerandaCuaca Buruk: Nelayan Gantung Jala, Harga Ikan Melambung
Array

Cuaca Buruk: Nelayan Gantung Jala, Harga Ikan Melambung

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Harga ikan di Lhokseumawe sekitarnya, sejak seminggu terakhir ini melambung. Itu terjadi karena para nelayan menggantung jalanya alias tidak pergi melaut akibat cuaca buruk.

Cuaca buruk dan terjadinya angin kencang disertai hujan deras, menyebabkan gelombang laut meninggi. Para nelayan sepanjang wilayah perairan Kota Lhokseumawe tidak ingin mengambil resiko pergi melaut menangkap ikan.

Salah seorang nelayan di Desa Hagu Barat Laut, Marzuki, 45, mengatakan, ganasnya gelombang laut bisa mencapai ketinggian hingga dua meter lebih, dikhawatirkan menimbulkan resiko tinggi bagi para nelayan traditional yang menggunakan kapal kecil.

Demi keselamatan jiwanya, sebagian besar nelayan tidak berani melaut dan lebih baik menunggu keadaan kembali normal untuk dapat melaut lagi.

“Karena cuaca buruk, sebagian nelayan tidak mau mengambil resio untuk melaut. Tapi ada juga sebagian kecil nelayan yang tetap nekad di tengah gelomang tinggi. Sedangkan kami lebih baik menunggu keadaan aman ketika cuaca sudah normal kembali,” ujarnya.

Pantauan Waspadaaceh.com di lapangan, tampak seratusan kapal nelayan masih merapat di TPI di Desa Pusong, Ujung BLang, Ulee Jalan, sepanjang bibir pantai Desa Hagu Barat Laut dan sekitarnya di Kecamatan Banda Sakti.

Kondisi tersebut justeru berdampak buruk pada masyarakat, mengingat langkanya stok pasokan ikan membuat harga ikan ikut melambung tinggi di pasaran Kota Lhokseumawe, khususnya di Kecamatan Banda Sakti.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Inpres Jalan Listrik, Jafar mengatakan, kenaikan harga ikan sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Itu terjadi lantaran minimnya hasil tangkapan nelayan hingga persediaan ikan menjadi langka.

“Harga ikan naik sejak sepekan terakhir. Rata-rata kenaikannya sekitar Rp5 ribu per kilogram,” katanya.

Dirincikan harga ikan tongkol sebelumnya Rp20 ribu/Kg sekarang naik menjadi Rp25 ribu/Kg, ikan merah dari Rp35 ribu/Kg naik menjadi Rp40 ribu/Kg,  ikan dencis Rp20 ribu/Kg naik menjadi Rp25 ribu dan ikan gembung Rp40 ribu/Kg sekarang menjadi Rp50 ribu per kilogram.

“Kalau cuaca buruk masih terus berlangsung, tentu pekan mendatang nelayan belum juga bisa melaut. Maka kondisi ini akan membuat harga pasaran ikan menjadi tidak stabil dan akan semakin mahal, karena terjadi kelangkaan ikan,” terangnya. (b16)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments