Jumat, Juni 21, 2024
Google search engine
BerandaInforial Pemerintah AcehCepat Tangani Mahasiswa di Wuhan, Kemenlu RI Apresiasi Pemerintah Aceh

Cepat Tangani Mahasiswa di Wuhan, Kemenlu RI Apresiasi Pemerintah Aceh

Jakarta – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas respon cepat terhadap pemulangan masyarakat dan mahasiswa Aceh dari China, terkait merebaknya virus Corona.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Asia-Pasifik dan Afrika Kemenlu RI, Desra Percaya, dalam rapat pembahasan tindak lanjut penanganan WNI evakuasi dari Wuhan, di Kemenlu RI Jakarta, Rabu (5/2/2020).

“Apresiasi ini diberikan kepada Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh pada umumnya. Karena bisa menerima saudara-saudaranya yang pulang dari China,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, mewakili Pemerintah Aceh, menyambut baik atas apresiasi yang diberikan Kemenlu kepada Aceh.

“Kita bersyukur, ini tidak lepas dari kerja tim, bukan sekelompok orang. Baik yang di Aceh maupun di Jakarta,” kata Alhudri usai pertemuan tersebut.

Menurutnya, semuanya berkat kerja sama yang baik selama ini dilakukan dalam hal tanggap cepat terhadap pemulangan mahasiswa Aceh dari China.

“Jadi tidak ada superman, tapi supertim kita kerja. Saya pikir kalau tim yang kerja, apapun bisa kita lakukan. Di Aceh pun kalau kita dengan SKPA terkait itu koordinasi luar biasa dalam persoalan ini, tidak ada kira-kira kita saling kapling,” sebutnya.

Pemerintah Aceh sendiri sudah membuka posko informasi pemulangan mahasiswa Aceh dari Wuhan, China, terkait virus Corona, yakni di Kantor Dinas Sosial Aceh dan di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, setelah mendapat informasi wabah Corona di negeri Tirai Bambu itu.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga mengirim uang sebesar Rp50 juta untuk keperluan mahasiswa Aceh yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China saat itu.

Sementara sebanyak 13 mahasiswa asal Aceh yang dievakuasi dari Wuhan oleh Pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu, saat ini masih berada di Natuna untuk proses observasi selama 14 hari.

Selain itu Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, juga ikut memfasilitasi kepulangan mahasiswa Aceh dari China yang berada di luar kota Wuhan.

“Kita selaku Pemerintah Aceh mendukung sepenuhnya pemulangan mahasiswa Aceh dari China hingga ke Aceh,” kata Kepala BPPA, Almuniza Kamal.

Almuniza merincikan, hingga hari ini (Rabu) sudah enam mahasiswa Aceh dari China yang dipulangkan melalui Jakarta, dan sudah difasilitasi kepulangannya ke Aceh. ***

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER