Beranda Aceh Cari Mitra Pengelola, Rumah Kreatif Pasar Al Mahirah Banda Aceh Dilelang Ulang

Cari Mitra Pengelola, Rumah Kreatif Pasar Al Mahirah Banda Aceh Dilelang Ulang

BERBAGI
Bangunan Rumah Kreatif di Pasar Al Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh, dilelang ulang. (Foto/sulaiman achmad)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pemko Banda Aceh melakukan lelang ulang untuk mencari mitra pengelola pemanfaatan bangunan Rumah Kreatif di Pasar Al Mahirah, Lamdingin. Lelang ulang dibuka mulai 23 – 27 September 2022 di Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh.

“Kita mendapatkan masukan dari pelaku UMKM, untuk lelang mitra pengelola Rumah Kreatif ini harus menyeluruh unit bangunan bukan hanya sebagian unit bangunan saja. Atas dasar itu, dinas memutuskan untuk melakukan lelang ulang,” kata kata Kadiskopukmdag Banda Aceh M Nurdin, Jumat (23/9/2022).

Nurdin menjelaskan, pembukaan Lelang Mitra Pemanfaatan Sewa Kelola Bangunan Rumah Kreatif Pasar Al Mahirah Lamdingin, pendaftarannya mulai tanggal 23 – 27 September 2022. Bagi pelaku usaha yang berminat ingin mengelola Rumah Kreatif dapat mendaftar secara elektronik melalui link bit.ly/rmhkreatif.

Nurdin mengatakan Rumah Kreatif Pasar Al Mahirah diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelaku usaha sebagai pusat pemasaran produk UMKM. Sekaligus sebagai lokasi aktifitas usaha pelaku UMKM dan dapat mendukung keberadaan Pasar Al Mahirah.

Untuk speksifikasi bangunan Pasar Al Mahirah yang dilelang, terdiri dari semua fasilitas yang tersedia di rumah kreatif yang meliputi 7 unit bangunan kios ukuran 4×4 meter, 1 unit bangunan galeri lantai satu ukuran 8×8 meter, 1 unit bangunan cafe ukuran 10x 18 meter, 4 unit toilet ukuran 2×1,5 meter, selasar/pelataran rumah kreatif dan sudah tersedia sarana pendukung berupa listrik dan air.

Dijelaskan Nurdin, untuk pelelangan tersebut ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

“Syarat yang pertama harus warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP elektronik, memiliki NIB dan NPWP, bila badan usaha harus memiliki akte perusahaan, limit sewa terendah Rp 80 Juta per tahun setiap tahunnya mengalami kenaikan 10% dari nilai sewa tahun berjalan, masa sewa 5 tahun dan dapat diperpanjang untuk 5 tahun kedepannya, dan membuat proposal pengelolaan rumah kreatif,” jelas Nurdin.(sulaiman achmad)