Calhaj Sabang dari Madinah Menuju Ke Mekkah Mampir di Masjid Bir Ali

    BERBAGI
    Tampak dalam gambar rombongan Calhaj Sabang yang dipimpin Junizar Zakaria berada dalam Bus dalam perjalanan dari Madinah menuju Kota Mekah. (Foto Ist)

    Sabang (Waspada Aceh) – Rombongan Calhaj Sabang yang tergabung dalam regu 34 dan 35 usai shalat subuh di Masjid Nabawi Madinah menuju ke Kota Makah dengan menggunakan Bus angkutan.

    Setelah menempuh perjalanan sekitar 248 km akhirnya rombongan tiba di Masjid Bir Ali sempat miqat menunaikan shalat sunat dengan niat ibadah umrah wajib, demikian laporan Junizar Zakaria yang juga sebagai ketua rombongan Calhaj Sabang dari Arab Saudi, kamis (23/06/22).

    Kata dia, semua calon jamaah haji dalam keadaan sehat wal afiat dan tampak diwajah mereka bersinar cahaya kebahagiaan yang tiada taranya ketika tiba di Madinah. Karena dapat melaksanakan shalat fardhu dan shalat sunat di Raudah dan di Masjid Nabawi serta berziarah ke Makam Rasulullah hingga tiba di Masjid Bir Ali.

    Masjid Bir Ali yang dibangun pada masa Rasulullah SAW dulunya terdapat sebatang pohon berbentuk akasia. Pohon tersebut menjadi tempat berteduh Rasulullah SAW ketika ingin menjalani umrah. Kemudian masjid ini dibangun di dekat pohon tersebut.

    Bangunan Masjid Bir Ali terlihat memang megah dan kokoh memiliki menara menjulang tinggi. Di lokasi ini menurut sejarah dijadikan Rasulullah SAW sebagai tempat melaksanakan miqat dan berihram untuk umrah dimana sampai saat ini para jamaah diseluruh dunia mengikuti jejak Rasulullah untuk miqat dan berihram di Bir Ali.
    Miqat artinya batas bagi dimulainya ibadah haji. Bir Ali menjadi tempat miqat bagi para jamaah yang memulai perjalanannya dari Madinah dahulu disebut dengan nama Dzul hulaifah.

    Diperkirakan rombongan Sabang tiba di Masjidil Haram pada pukul 18.00 waktu Arab Saudi atau pukul 22.00 Wib.

    Selanjutnya rombongan dari regu 34 yang dipimpin Andri Herdiansyah dan rombongan dari regu 35 yang dipimpin Munazar akan melaksanakan shalat magrib di Masjidil Haram dilanjutkan dengan Thawah dan Sa’i.
    Demikian laporan perjalan haji dari Arab Saudi. (B18)

    BERBAGI