Kamis, Juli 18, 2024
Google search engine
BerandaInfo Aceh JayaPertanian Jagung di Aceh Jaya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pertanian Jagung di Aceh Jaya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Calang (Waspada Aceh) – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya Nurdin melakukan kunjungan kerjanya ke sentra pertanian di Kecamatan Teunom, Jumat (14/10/2022).

Salah satu sentra pertanian yang dikunjungi oleh Pj Bupati Aceh Jaya adalah usaha pertanian jagung yang ada di Gampong Teupin Ara. Luasan lahan pertanian jagung secara keseluruhan di Aceh Jaya berkisar 5.000 hektare, seperti diungkapkan Kepala Dinas Pertanian kabupaten Aceh Jaya T.Reza Fahlevi.

Nurdin mengatakan, potensi produksi jagung di Aceh Jaya sangat memadai. Langkah selanjutnya yang harus dipersiapkan, yaitu dari sisi pengelohan produknya sehingga petani mendapatkan nilai tambah ekonomian.

“Termasuk nantinya kita berupaya produk jagung ini bisa kita olah menjadi pakan atau kosentrat untuk dipasarkan ke peternak agar harganya lebih tinggi,” ujar Nurdin.

Kata Pj Bupati Nurdin, pihaknya juga mendorong petani dengan peternak dapat bekerja sama, sehingga tercipta siklus ekonomi sebagai upaya meningkat ekonomi masyarakat.

Di sisi lain petani jagung dia berharap ada peningkatan produksi atau hasil panen dan memberi kemudahan petani dalam memobilasasi produknya. Termasuk menjamin harga jagung agar tetap stabil.

Pj Bupati Aceh Jaya menginstruksi langsung kepada Dinas Pertanian untuk mengalokasikan anggaran pada tahun 2022 nantinya. “Terkait persoalan harga, nanti kita berupaya jagung dapat kita olah menjadi produk yang bernilai jual tinggi,” katanya.

Distanbun Dukung Pengembangan Jagung

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh Cut Hazimah melalui Kabid Tanaman Pangan Safrizal menyampaikan, pihaknya sejak tahun lalu telah melakukan pengembangan tanaman jagung di Aceh Jaya yang dananya bersumber dari anggaran APBA, APBN, dan Dana CSR.

Dukungan itu terus ditingkatkan sejak 2021 hingga 2022 ini dan diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para petani, sehingga jagung menjadi komoditi andalan di wilayah Aceh Jaya.

Kata dia, pemerintah akan menjembatani para petani dengan pembeli untuk menampung hasil produksi jagungnya guna mendukung masyarakat petani dalam meningkatkan kesejahteraannyal.

Distanbun Aceh juga akan terus menjembatani para petani di Aceh dengan pemerintah pusat terkait penyediaan lahan dan alat pendukung bagi kelompok tani. Pemerintah menfasilitasi para petani berupa benih, pendampingan dan sarana pendukung lain.

Sementara itu Sekretaris Distanbun Aceh Azanuddin Kurnia mengatakan, meskipun terjadi fluktuasi dalam hal luas lahan jagung di Provinsi Aceh, namun setiap tahun, pihaknya juga giat mendorong penambahan areal tanam baru (PATB) untuk meningkatkan produksi jagung.

Peningkatan produksi jagung masih dapat dilakukan, antara lain dengan skema menambah luas tanam di lahan sawah kering atau lahan darat. Berdasarkan data Distanbun Aceh, sejak Januari – Juli 2022 luas lahan jagung di seluruh Aceh mencapai 31,864,1 hektare, dengan produksi jagung mencapai 136,693,9 ton.

Sementara itu sentra jagung di Aceh, di antaranya Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Besar, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Jaya, Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Nagan Raya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER