Budidaya Ikan Air Tawar, Pemkab Nagan Raya Habiskan Anggaran Rp1,5 Miliar

    BERBAGI
    Bupati Nagan Raya, HM.Jamin Idham, menyerahkan bibit ikan nila kepada kelompok petani budidaya ikan air tawar. (Foto/Zul Nagan)

    Suka Makmue (Waspada Aceh) – Untuk meningkatkan budidaya ikan air tawar, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menghabiskan anggaran Rp1.547.421.661 bersumber Otsus tahun 2021. Dana itu untuk penyediaan benih ikan nila, pakan ikan serta pembuatan keramba jaring apung (KJA) di Danau Laut Tadu Kecamatan Tadu Raya.

    Kepala DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan) Nagan Raya, Ujang Iskandar, Kamis (14/10/2021) mengatakan, jumlah anggaran sebesar itu dibagi dalam tiga kategori, yaitu pembuatan keramba jaring apung, penyediaan 110 ribu benih ikan serta untuk pengadaan pakan ikan.

    Dengan jumlah anggaran tersebut, Pemkab Nagan Raya melalui DKPP membantu tiga kelompok petani ikan, yaitu kelompok Pulau Berdikari Gapa Garu, usaha bersama Sare Gigeh Rantau Selamat serta kelompok budidaya keramba jaring apung Gampong Krueng Itam, jelas Ujang Iskandar.

    Menurut Ujang Iskandar, tujuan dilakukan pengembangan KJA tersebut untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat, serta peningkatan produksi pangan ikan di Nagan Raya serta Aceh pada umumnya.

    Sementara itu Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham mengharapkan, dengan disebarkan 110 ribu benih ikan nila tersebut dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di kawasan itu.

    Selain itu, kata HM Jamin Idham, Danau Laut Tadu juga merupakan kawasan strategis untuk budidaya ikan air tawar seperti ikan nila. Untuk itu, Pemkab Nagan Raya akan berupaya mendorong serta membantu masyarakat yang bergabung dalam kelompok budidaya ikan air tawar, pungkasnya. (Zul Nagan)

    BERBAGI