Bocah Tenggelam Belum Ditemukan, Bupati Nagan Raya Minta Warga Berdoa

    BERBAGI
    Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham (kemeja putih), ketika mengunjungi lokasi musibah, Krung Nagan, Jumat (21/5/2021), meminta kepada masyarakat untuk melakukan doa bersama agar korban tenggelam segara ditemukan. (Foto/Zul Nagan)

    Suka Makmue (Waspada Aceh) – Memasuki hari kedua tenggelamnya Muhammad Nazir warga Gampong Lhok Mesjid, di Krung Nagan Pulo Raga, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, hingga Jumat masih belum ditemukan.

    Pencarian terus dilakukan, sementara Pemkab Kabupaten Nagan Raya terus mengerahkan tim penyelam dilokasi kejadian. Putra kedua pasangan Darmansyah dan Rosmanidar tersebut tenggelam pada hari Kamis (20/5/2021), sekitar pukul 12.30 WIB. Namun sampai saat ini belum ada tanda tanda ditemukan. Meskipun demikian, pencarian terus dilakukan oleh tim SAR, BPBD, TNI Polri, personel Brimob serta masyarakat setempat.

    Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham, Jumat (21/5/2021), meminta kepada masyarakat untuk melakukan doa bersama agar korban tenggelam segara ditemukan. Hal tersebut dikatakan HM Jamin Idham saat mengunjungi lokasi kejadian bersama Sekda H.Ardimartha.

    Menurut HM Jamin Idham, doa merupakan senjata ampuh untuk berbagai musibah yang menimpa. “Mudah-mudahan dengan doa bersama, jasad Muhammad Nasir segera ditemukan di Krung Nagan Pulo Raga,” kata bupati.

    Kepada keluarga yang tertimpa musibah tenggelam tersebut, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham berharap agar sabar dan tabah menghadapinya, karena segala sesuatu tersebut atas kehendak Allah SWT.

    Pengamatan Waspadaaceh.com, di lokasi kejadian tengelamnya korban tersebut, kedua orang tua Muhammad Nazir larut dalam kesedihan dan isak tangis. Mereka berharap agar putra keduanya tersebut dapat ditemukan dengan selamat.

    Kedua orang tua korban mengalami trauma dan kesedihan atas musibah tersebut. Apalagi rencananya pada Sabtu hari ini akan dilangsungkan pesta sunatan atas Muhmmad Nazir.

    Kalak BPBD Nagan Raya Irfanda Rinadi menyebutkan, pencarian terhadap korban tenggelam terus dilanjutkan untuk menemukan jasad korban yang tenggelam di Krung Nagan tersebut. (Zul Nagan)