Beranda Disbudpar Aceh Berbasis Hybrid dan Prokes Ketat, Aceh Festival Ramadhan 2021 Siap Digelar

Berbasis Hybrid dan Prokes Ketat, Aceh Festival Ramadhan 2021 Siap Digelar

BERBAGI
Aceh Festival Ramadhan 2021 digelar di Taman Budaya mulai tanggal 26 April sampai 2 Mei 2021. Aktivitas AFR dimulai pukul 16.00 – 18.30 (buka puasa hingga selesai Tarawih) dan selanjutnya dibuka kembali pukul 21.30 – 23.00. (Foto/Ist)

“Aceh Festival Ramadhan 2021 diharapkan bisa menggerakkan dan membangkitkan kembali perekonomian masyarakat khususnya para pelaku UMKM di masa pandemi seperti ini”

— Kadisbudpar Aceh Jamaluddin —

Bulan Ramadhan bulan yang penuh keberkahan dan penuh ampunan kembali menyapa seluruh umat muslim di penjuru dunia. Semua amal kebaikan akan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Aceh, dengan imej yang melekat erat sebagai salah satu destinasi Wisata Halal di Indonesia, selalu punya cara yang unik dan otentik untuk menyambut sekaligus memeriahkan bulan suci Ramadhan setiap tahun.

Setelah sukses dengan Festival Ramadhan 2019, kemudian sempat terhenti tahun 2020 karena pandemi COVID-19, Aceh Festival Ramadhan atau disingkat AFR, kembali lagi digelar.

Aceh Festival Ramadhan 2021 digelar di Taman Budaya mulai tanggal 26 April sampai 2 Mei 2021. Aktivitas AFR dimulai pukul 16.00 – 18.30 (buka puasa hingga selesai Tarawih) dan selanjutnya dibuka kembali pukul 21.30 – 23.00.

Mengusung tema Wonderful Ramadhan in Aceh bertujuan untuk menghidupkan kembali suasana Ramadhan melalui berbagai macam kegiatan positif berbasis syariah. Selain itu juga menghadirkan syiar Islam melalui kegiatan seni dan budaya yang menjadi Identity Culture di Aceh.

Diharapkan juga Aceh Festival Ramadhan 2021 dapat memberikan dampak positif kepada para pelaku UMKM & Industri Kreatif dalam rangka meningkatkan Economic & Financial Values di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, menyebutkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin terus mempromosikan Aceh di mata dunia. Terutama, kata dia, pada bulan Ramadhan bahwa di Aceh memiliki kekhasan dan keunikan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan sekaligus memberikan edukasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Inviroment Sustainable) penyelenggaran event di era pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin. (Foto/cut nauval dafistri)

“Ditambah lagi, Aceh Festival Ramadhan 2021 diharapkan bisa menggerakkan dan membangkitkan kembali perekonomian masyarakat khususnya para pelaku UMKM di masa pandemi seperti ini,” ungkap Jamal.

Aceh Festival Ramadhan 2021 dikreasikan dengan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Content kegiatan kini berbasis Hybrid, yaitu memadukan antara offline dan juga online. Jadi, selain kegiatan yang berlangsung di lokasi, Aceh Festival Ramadhan 2021 juga akan disiarkan melalui kanal YouTube Disbudpar Aceh, serta akun Instagram @acehfestivalramadhan.

Pada kesempatan lainnya, Teuku Hendra Faisal, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, menambahkan, untuk memeriahkan kegiatan ini ada berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Antara lain Ramadhan Bazar, Creative Workshop, Kompetisi Da’I dan Hafiz Cilik serta beragam kegiatan religi lainnya. Seluruh kegiatan itu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 secara ketat.

“Festival Ramadhan kali ini, pengunjung hanya dibatasi sebanyak 250 orang yang akan diberikan tanda pengenal khusus saat masuk ke arena Festival Ramadhan 2021. Juga harus mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang ketat dan dalam pengawasan panitia serta petugas keamanan,” ungkap Hendra.

Para pengunjung nantinya akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya religi yang akan tampil, seperti musik gambus, komunitas drummer dan perkusi Aceh, Dalail Khairat, tausyiah serta berbagai acara islami lainnya.

Harapannya dengan kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat untuk membangkitkan kembali perekonomian di tengah pandemi COVID-19 melalui pola Adaptasi, Kolaborasi dan Inovasi. (Cut Naival Dafistri)