Beranda Laporan Khusus Bawa Pelaku IKM ke Padang, Disperindag Aceh Gencarkan Promosi Produk Unggulan

Bawa Pelaku IKM ke Padang, Disperindag Aceh Gencarkan Promosi Produk Unggulan

BERBAGI
Pelaku usaha sebagai delegasi IKM Aceh mempromosikan produknya pada event Gebyar Wisata dan Produk Unggulan Daerah 2021, di Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat, yang akan berlangsung hingga 3 Oktober 2021. Kunjungan mereka ke Padang dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Industri Menengah dan Aneka, Disperindag Aceh, Nila Kanti, yang akrab disapa Niken.(Foto/ist).

“Alhamdulillah di hari pertama buka, masyarakat Kota Padang sangat antusias mengunjungi dan berbelanja di stand Disperindag Aceh”

— Nila Kanti —

Sektor IKM (industri kecil menengah) berperan penting sebagai tulang punggung perekonomian rakyat.  Di Aceh, sektor IKM mempunyai peran yang sangat strategis dalam menciptakan dan memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah.

Untuk meningkatkan kapasitas IKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh telah melakukan MoU dengan Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Sumatera Barat. Diklat tersebut  berbasis pelatihan kompetensi, sertifikasi, serta penempatan kerja program inkubator bisnis.

Kepala Bidang Pengembangan Industri Menengah dan Aneka Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Nila Kanti, yang saat ini membawa beberapa pelaku IKM ke Kota Padang, mengatakan kepada Waspada, Kamis (01/10/2021), pelatihan berbasis kompetensi tersebut menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.

Wanita yang akrab disapa Niken ini menyebutkan,  kegiatan itu bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten serta  berdaya saing , baik untuk bidang bordir, konveksi,  fashion dan sektor lainnya.

Kepala Bidang Pengembangan Industri Menengah dan Aneka Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Nila Kanti, membawa delegasi IKM Aceh, saat mengikuti acara pembukaan Gebyar Wisata dan Produk Unggulan 2021 di Kota Padang, Sumbar, Jumat (01/10/2021). (Foto/Ist)

“Tujuannya adalah untuk bersama-sama mengembangkan, membangun dan meningkatkan SDM industri yang terampil sehingga berperan bagi perekonomian Aceh khususnya,” tutur Niken.

Tampilkan Karya Inovatif dan Kreatif khas Aceh

Niken menambahkan, Disperindag Aceh berpartisipasi dalam pameran Gebyar Wisata dan Produk Unggulan Daerah 2021 di Padang. Kegiatan itu digelar pada 30 September 2021 hingga 3 Oktober 2021, yang dipusatkan di Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat.

Salah satu pelaku IKM Aceh, Cut Sri Mainita yang akrab disapa Ery, sedang menyusun produk essential oil pada event Gebyar Wisata dan Produk Unggulan Daerah 2021, di Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat, yang digelar hingga 3 Oktober 2021. (Foto/ist).

Pada pameran tersebut, kata Niken, Disperindag Aceh melalui Bidang Pengembangan Industri Menengah dan Aneka, terus melakukan pembinaan dan mempromosikan produk-proruk IKM Aceh. Pihaknya mengikutsertakan pelaku IKM Aceh dalam pameran tersebut untuk memperkenalkan produk-produk unggulan IKM Aceh.

Para pelaku IKM yang ikut serta dalam pameran tersebut antara lain, Syaiful dari Kota Banda Aceh (aneka tas bordir Aceh), Hairia dari Kabupaten Aceh Tengah (berupa produk IKM Kerawang Gayo), kemudian Cut Sri Mainita dari Kabupaten Aceh Selatan (industri essential oil/asiri) dan Lela Andriani dari Kabupaten Aceh Besar (berupa aneka kue Aceh).

Kata Nila Kanti, saat pameran berlangsung,  masyarakat Kota Padang sangat antusias berkunjung ke stand Disperindag Aceh. “Alhamdulillah di hari pertama buka, masyarakat Kota Padang sangat antusias mengunjungi dan berbelanja di stand Disperindag Aceh,” kata Nila Kanti.

Pihaknya berharap dengan adanya event untuk mempromosikan produk IKM Aceh tersebut, para pelaku IKM semakin bersemangat dalam meningkatkan produknya, baik dari sisi desain, kualitas produk mau pun kualitas kemasannya (packaging).

“Semoga dengan adanya promosi ini IKM Aceh terus semangat. Tentunya, yang kita harapkan bila IKM semakin maju, pelaku IKM dapat meningkatkan ekonomi dan mengembangkan usahanya menjadi lebih besar,” kata Nila Kanti. (Cut Nauval D)