Selasa, Februari 27, 2024
Google search engine
BerandaBanjir Nyaris Tenggelamkan Rumah, Warga Pedalaman Aceh Utara Mengungsi

Banjir Nyaris Tenggelamkan Rumah, Warga Pedalaman Aceh Utara Mengungsi

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya sejak dua hari terakhir, mengakibatkan dua gampong (desa) di Kecamatan Langkahan, dikepung banjir.

Ketinggian air dilaporkan mencapai 3 meter, nyaris menenggelamkan rumah warga. Banjir ini memaksa ribuan jiwa yang tersebar di sejumlah desa mengungsi, Minggu (22/1/2023).

Banjir kali ini juga terjadi di enam kecamatan lain di Aceh Utara, yaitu di Kecamatan Samudera, Matangkuli, Pirak Timu, Tanah Luas, Lhoksukon dan Bandar Baro, ketinggian air berkisar antara 50 centimeter hingga 1 meter.

Camat Langkahan, Ramli Razuli, melalui Sekcam Muzakir saat dihubungi Waspadaaceh.com mengatakan, di Kecamatan Langkahan ada dua desa yang terdampak banjir yaitu Desa Lubok Pusaka dan Buket Linteung, ketinggian mencapai 1 Meter hingga mencapai 2 meter.

“Di gampong Lubok Pusaka ada 241 kepala keluarga (KK) atau 823 jiwa yang mengungsi sedangkan di Gampong Buket Linteung ada 250 KK yang mengungsi sebanyak 812 jiwa dan kedua desa tersebut sudah mendirikan masing-masing 3 titik dapur umum,” kata Muzakir Minggu sore.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, Asnawi, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Mulyadi, mengatakan, berdasarkan data yang diterima dari camat ada tujuh kecamatan yang terdampak banjir akibat akibat meluapnya aliran sungai atau Krueng Keureutoe, Pirak, Pase dan Arakundo.

“Di Kecamatan Samudera, ada KK 117 atau 420 jiwa warga Gampong Tanjong Hagu yang telah meunasah (surau) setempat, karena tanggul krueng pase di kawasan tersebut telah jebol,” kata Mulyadi.

Lanjutnya, di Kecamatan Matangkuli 18 desa yang terdampak, kemudian di Pirak timu 14 desa, Tanah Luas 3 desa, Lhoksukon 6 desa dan Bandar Baro 1 desa, kelima desa ini belum ada laporan yang mengungsi.

“Kita telah meminta camat/Muspika dan perangkat gampong setempat, untuk dapat melapor secara kontinu perkembangan terkini, selain itu tim BPBD yang bertugas tetap siaga dan memantau lokasi rawan banjir, “ pungkasnya. (*).

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments