Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaOlahragaApriani Rahayu/Greysia Polii Cetak Sejarah Baru di Olimpiade setelah Raih Medali Emas

Apriani Rahayu/Greysia Polii Cetak Sejarah Baru di Olimpiade setelah Raih Medali Emas

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Begitu smes Greysia Polii dikembalikan Jia Yifan dan bola out ke sisi kiri pertahanan ganda putri Indonesia, sontak suara gemuruh bergema di hampir seluruh tempat di Indonesia, tidak kecuali di Tower Cafe Sp-5 Banda Aceh pada Senin siang tadi (2/8/2021).

Gim ke kedua berakhir dengan kedudukan 21- 15 untuk kemenangan pasangan Greysia-Apriani Rahayu, sedangkan pada gim pertema juga telah dimenangkan ganda putri Indonesia dengan skor 21 – 19. Pertandingan final bulutangkis Olimpiade 2020 itu berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza Tokyo.

Masyarakat di Aceh menonton siaran langsung partai final bulutangkis putri Indonesia melawan China itu, ada yang melalui televisi tapi banyak pula menggunaan gadget. Salah satunya menonton final itu di Tower Simp.5 Cafe Banda Aceh, yang kebanyakan dari para pengurus KONI Aceh.

“Indonesia emas… Indonesia emas,” terdengar teriakan kegembiraan warga kota Banda Aceh.

Berita terkait: Breaking News: Greysia/Apriyani Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo

Keberhasilan pasangan Greysia Polii dan Rahayu Apriyani selain mencetak sejarah juga mengobati ketidak beruntungan teman-temannya di event Olimpic ini.

Permainan pasangan Greysia Polii/A Rahayu tetap konsisten sejak babak penyisihan, delapan besar, semifinal hingga di final.

Pada babak semifinal Greysia Polii/A Rahayu mengandaskan ganda andalan Korea Selatan, Lee Soo Hee dan Shin Seung Chan, dalam dua set langsung, 21-19 dan 21-17, selama 71 menit.

Kemenangan ini membuat pasangan ganda putri Indonesia berada pada rasa percaya diri yang tinggi. Hal itu dapat disimak dari kepercayaan Greysia Polii yang tidak sabar akan meladeni pasangan ganda putri China pada partai final.

Benar saja, pasangan ganda putri Indonesia tidak memberi kesempatan kepada pasangan China Jia Yifan/Chen Qingchen. Meski di babak pertama sempat terjadi kejar-kejaran angka, tapi Greysia Polii/ A Rahayu dapat menyudahi dengan angkan 21 – 19.

“Keberhasilan Greysia Polii/Apriani Rahayu mengobati kekalahan Anthony Ginting di babak Semifinal. Alhamdulillah, emas pun sudah di tangan bagi kontingen Indonesia di Olimpiade 2020 tahun 2021 ini,” ujar M Haris, wartawan Antara yang nonton bareng via saluran Video bersama para sahabatnya itu.

Kemenangan ini juga sejarah bagi Ganda Putri Bululangkis Indonesia yang baru pertama sekali mendapat medali emas di ajak Olimpiade. (Aldin Nl)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER