Beranda Profil Putra Sulung SBY Kagumi Prestasi Novelis Cilik Asal Binjai

Putra Sulung SBY Kagumi Prestasi Novelis Cilik Asal Binjai

BERBAGI
Novelis cilik Halwanisa Syazwina, saat bercerita singkat, awal perjalanannya hingga menerbitkan karangan novel di hadapan Wali Kota Binjai dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Anisa Pohan. (Foto/Ist)
Novelis cilik Halwanisa Syazwina, saat bercerita singkat, awal perjalanannya hingga menerbitkan karangan novel di hadapan Wali Kota Binjai dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Anisa Pohan. (Foto/Ist)
Medan (Waspada Aceh) – Pelajar SMP di Kota Binjai, Halwanisa Syazwina,15, telah berhasil menorehkan segudang prestasi yang membanggakan. Berbekal hobi membaca dan menulis, kini putri Binjai itu sukses melaui buah pikirannya menerbitkan novel bertajuk “Kota Kehilangan”.
Karena prestasi dengan karyanya di usia belia itu, putra sulung Presiden RI keenam yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengaku kagum kepada Halwanisa Syazwina.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Anisa Pohan saat memamerkan buku karya novelis cilik, Halwanisa Syazwina. (Foto?Ist)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Anisa Pohan saat memamerkan buku karya novelis cilik, Halwanisa Syazwina. (Foto?Ist)
Dalam serangkaian kegiatan Perempuan Langkat Punya Cerita, di gedung PKK Langkat di Stabat, 5 Juni 2018 lalu, Komandan Kogasma DPP Demokrat, didampingi istrinya Anisa Pohan, AHY berpesan kepada Halwanisa Syazwina agar menjadi inspirasi bagi kaum perempuan, khususnya remaja.
Untuk itu, dia berharap kiranya Halwanisa Syazwina dapat terus berkarya dan selalu memiliki keyakinan bahwa perempuan memiliki kekuatan yang bisa memberi kontribusi pada perubahan untuk dunia yang lebih baik lagi.
Dalam kesempatan itu, Halwanisa Syazwina turut menyerahkan langsung novel karyanya itu kepada pasangan AHY dan Anisa Pohan.
Sunariyati bersama putrinya tersebut menunjukkan novel hasil karangan Halwanisa Syazwina, berjudul "Kota Kehilangan". (Foto/Arief Helmy)
Sunariyati bersama putrinya tersebut menunjukkan novel hasil karangan Halwanisa Syazwina, berjudul “Kota Kehilangan”. (Foto/Arief Helmy)
Sejak kecil Halwanisa Syazwina, putri sulung pasangan Detriadi dan Sunariyati itu memang berbeda dari anak-anak seperti biasanya. Ia lebih senang berada di kamarnya dan membaca buku-buku pelajaran, dari pada bermain di luar rumah seharian. Bahkan uang jajan sekolahnya juga direlakannya untuk membeli buku-buku online, kata Sunariyati, ibundanya saat berbincang dengan Waspadaaceh.com, pada momen silaturahmi Idul Fitri, baru-baru ini.
Sunariyati yang merupakan seorang guru Bahasa Inggris sejak puluhan tahun lalu di SMP swasta Melati Binjai, menceritakan tentang putri kesayangannya Halwanisa Syazwina, yang ternyata memiliki segudang prestasi.
Halwanisa Syazwina lahir di Pekanbaru, 16 Pebruari 2003. Berusia 1,5 tahun Wina, panggilan Halwanisa Syazwina dibawa kembali dari Pekanbaru ke kampung halaman di Kota Binjai.
Kecerdasan dan bakat Wina, sudah terlihat sejak kecil. Dari bekal hobinya membaca dan menulis, Sunariyati sering membawa Wina untuk mengikuti ajang perlombaan berbakat. “Saya selalu mendidik anak untuk berani tampil dan berusaha. Kalah menang itu biasa, yang terpenting terus berusaha berbuat yang terbaik untuk siapa saja,” ucap Sunariyati.
Duduk di Kelas IX,  SMP-IT Al-Fityah Binjai, di usianya saat ini, Wina berhasil menjadi penulis terpilih kategori Cerpen, pada Sayembara Goresan Pena Tingkat Nasional di Surakarta tahun 2018.
Sebelum mengikuti Ujian Nasional April 2018 lalu, putri seorang karyawan PT PHPO (Permata Hijau Palm Oil), melalui hasil buah pikirannya, berhasil mewujudkan impiannya dengan menerbitkan sebuah novel petualangan remaja. Novel itu diberinya judul “Kota Kehilangan”.
Novel itu pun sudah banyak beredar di beberapa kota besar, khususnya di Kota Binjai, Asahan dan Labuhanbatu serta di kota besar lainnya. Bahkan nama Halwanisa Syazwina juga sudah menjadi viral sebagai novelis cilik di media sosial, hingga menjadi perbincangan di Negeri Serambi Mekkah Aceh.
Atas hasil karyanya itu, 28 Juni 2018, didampingi KBKC (Komunitas Binjai Kota Cerdas) Halwanisa Syazwina menjadi tamu istimewa Wali Kota Binjai H.Muhammad Idham di kantor Walikota Binjai.
Melalui KBKC, dia meminta dukungan kepada Walikota agar buku anak-anak Binjai kreatif bisa masuk ke sekolah-sekolah di Binjai. “Alhamdulillah usulan mendapat persetujuan dan mendapat apresiasi dari Wali Kota,” sebut Sunar.
Prestasi Halwanisa Syazwina lainnya, SD kelas III, juara 1 lomba pidato. Juara 2 pidato di Kecamatan Binjai Utara dalam rangka Hardiknas. Kelas IV SD Juara 2 PLH di kota Binjai. Kelas V SD Juara Harapan 1 Pildacil di Kota Binjai. Kelas  VI SD Juara  harapan  1 Pildacil.
Juara 1 Pildacil di acara Remaja Masjid, Juara 3 Tilawah di Binjai Selatan. SMP Kelas IX, Juara 2 FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) kategori menulis cerpen kota Binjai.  Kelas VIII juara 2 menulis artikel tentang Negara Jepang di SMPIT Al-Fityah.
“Agustus 2018, buku karya saya yang kedua akan terbit kembali dengan judul yang berbeda. Semoga teman-teman di seluruh Indonesia juga dapat bersemangat untuk menulis dan terus belajar. Karena menulis adalah pintu kita menceritakan dunia,” pesan Wina didampingi ibundanya. (Arief Helmy)
BERBAGI