BerandaAcehAdCamp Skill Up Lab Buka Program Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Pidie...

AdCamp Skill Up Lab Buka Program Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Pidie Jaya

Pidie Jaya (Waspada Aceh) – Upaya memulihkan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mulai diarahkan pada penguatan keterampilan digital dan promosi produk.

Hal itu dilakukan melalui program AdCamp: Skill Up Lab yang digelar Direktorat Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) bersama Indonesia Digital Association (IDA), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), dan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII).

Workshop berlangsung selama dua hari, 16-17 September 2026, di Kantor Bappeda Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian program AdCamp di Aceh setelah sebelumnya dilaksanakan di tiga kabupaten di Sumatera Barat, yakni Padang Pariaman, Solok dan Agam.

Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan memasarkan produk dan jasa melalui platform digital.

Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf/Bekraf, Selliane Halia Ishak, mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif di daerah terdampak bencana.

“Melalui AdCamp, kami ingin membekali pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan nyata dalam produksi konten iklan, storytelling hingga pemanfaatan platform digital,” katanya.

Menurut dia, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur. Penguatan sumber daya manusia dan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan usaha juga diperlukan agar pemulihan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal untuk mengembangkan kembali usaha dan potensi lokal.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal nyata bagi masyarakat untuk bangkit dan membangun kembali usaha mereka,” ujarnya.

Belajar Membuat Iklan hingga Manfaatkan AI

Selama pelatihan, peserta mendapatkan enam materi utama yang disampaikan praktisi industri periklanan.
Materi mencakup strategi komunikasi dan pemasaran, pemanfaatan platform digital dan kecerdasan buatan (AI), brand storytelling dan scripting, hak kekayaan intelektual (HKI) dan etika periklanan, produksi foto-video dan editing, serta penempatan iklan di media sosial.

Peserta juga mendapat materi tambahan mengenai pemanfaatan Canva.
Pelatihan tidak hanya dilakukan melalui pemaparan materi.

Peserta langsung mempraktikkan penyusunan mini marketing plan, membuat naskah iklan, menggunakan perangkat AI untuk mencari ide konten hingga mengambil dan mengedit foto maupun video menggunakan telepon genggam.

Pada hari kedua, peserta dibagi dalam kelompok untuk membuat karya iklan berdurasi 30 detik. Karya tersebut kemudian dipresentasikan dan dinilai oleh para narasumber.

Dari karya yang dihasilkan peserta, panitia memilih lima ide atau produk kreatif terbaik dari Pidie Jaya.

Kelima produk tersebut akan melanjutkan program pendampingan secara daring melalui Program BantuIn. Pendampingan mencakup pembuatan konsep iklan, produksi hingga penayangan atau ad placement di platform digital.

Selliane mengatakan proses pendampingan tersebut diharapkan membantu pelaku ekonomi kreatif terpilih memperluas jangkauan pasar.

“Perjalanan ini tidak berhenti di sini. Melalui Program BantuIn, kami akan terus mendampingi pelaku ekraf terpilih untuk naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

AdCamp: Skill Up Lab merupakan program peningkatan kapasitas ekonomi kreatif pascabencana yang menyasar pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Barat.

Program tersebut ditujukan bagi masyarakat berusia 18-45 tahun yang memiliki produk, jasa atau usaha yang masih berjalan maupun berpotensi dirintis kembali setelah bencana, termasuk mereka yang memiliki ide kreatif di bidang periklanan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER