Jumat, Juni 21, 2024
Google search engine
BerandaAceh Musim Penghujan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Aceh Musim Penghujan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Aceh mengimbau masyarakat untuk waspada terkait datangnya musim penghujan seperti sekarang ini.

Kepala ‎BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Provinsi Aceh, Nasrol Adil menyampaikan hal itu dalam dialog Lintas Kutaraja Pagi bersama Badan SAR Banda Aceh serta Kalak BPBD Aceh Besar dengan tema bagaimana mengantisipasi bencana di musim penghujan, yang berlangsung secara zoom, Selasa (20/12/2022).

Nasrol menyebutkan, kabupaten yang harus waspada terhadap kondisi cuaca di akhir tahun ini adalah sepanjang barat selatan, yakni Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Jaya, Sabang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan sedikit wilayah tengah, sebagian wilayah Pidie, tepatnya di Geumpang, Tangse dan Beutong. Semua daerah yang disebutkan, sangat berpotensi terjadinya hujan lebat selama tiga hari kedepan.

Dengan kondisi seperti ini, lanjut Nasrol, masyarakat harus mewaspadai terjadinya awan berbentuk gunung di sore dan malam hari, langit terlihat sangat putih dan berawan tebal. Ciri-ciri ini menandakan akan terjadi hujan lebat.

“Secara kasat mata masyarakat awam bisa mewaspadai tanda-tanda seperti ini,” sebutnya.

Selain itu, tambah Nasrol, masyarakat juga bisa mengukur menggunakan gelas untuk diletakkan di luar rumah pada malam hari. Apabila gelas itu penuh atau terisi setengah dalam waktu satu atau dua jam berarti akan terjadi hujan ekstrem.

“Kalau ekstrem maka hati-hati, masyarakat bisa mengamankan barang-barang berharga serta disarankan mengikuti perkembangan informasi baik dari BMKG maupun BPD setempat,” sebutnya.

Hujan dengan intensitas tinggi bisa menyebabkan banjir maupun longsor, untuk itu masyarakat harus memperhatikan kebersihan lingkungan, menjaga aliran drainase tidak terhambat dan tidak melakukan penebangan secara liar.

Dengan kondisi cuaca seperti ini, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Badan SAR dan BPBD di wilayah Aceh terkait antisipasi di musim penghujan.

Sementaraa itu, Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Banda Aceh, Al Hussain mengatakan menjelang tahun baru yang bertepatan dengan liburan anak sekolah mobilisasi liburan sangat tinggi. Sementara Aceh sendiri sedang memasuki musim penghujan yang bisa menyebabkan banjir, tanah longsor, puting beliung dan gelombang tinggi.

“Kondisi ini bisa menyebabkan tenggelam, kecelakaan nelayan seperti mati mesin di tengah laut akibat gelombang tinggi,” jelasnya.

Untuk itu Badan SAR sendiri sudah mempersiapkan ratusan personel yang ditempatkan di seluruh Aceh serta peralatan untuk mendukung operasi SAR apabila terjadi peristiwa tenggelam maupun kecelakaan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER