BerandaAcehIlliza: Murid Itu Bukan Ember yang Diisi Tapi Api yang Perlu Dinyalakan

Illiza: Murid Itu Bukan Ember yang Diisi Tapi Api yang Perlu Dinyalakan

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menilai bahwa murid bukanlah sebuah ember yang perlu diisi tapi api yang perlu dinyalakan. Untuk itu, perlunya guru yang kompeten dalam mendidik murid agar mendapatkan pembelajaran, pembinaan dan motivasi yang baik.

Hal itu diungkapkan Illiza, Rabu (8/4/2026), saat membuka Kelas Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk Guru Tingkat SD Kota Banda Aceh, di Aula Tekomdik Disdikbud Banda Aceh. Illiza pun menilai AI dapat menjadi bumerang bagi manusia jika tidak benar-benar difahami dan dimanfaatkan dengan baik untuk pendidikan.

“Kata pak Ary Ginanjar, murid itu bukan ember yang mau diisi tapi api yang harus dinyalakan. Artinya, murid kita anak-anak kita harus dibimbing dibina dengan baik dengan motivasi agar membentuk kepribadian murid yang baik pula,” kata Illiza.

Kemudian, Illiza juga berpesan, AI dan teknologi saat ini berkembang begitu cepat harus terus diadaptasi dengan baik oleh guru agar tidak ketinggalan dengan murid. Bahkan dia menyebut, AI bisa lebih pintar dari guru, namun harus dimanfaatkan dengan baik agar tidak malah menjadi bumerang.

“Pendidikan meningkatkan kompetensi guru dan menyiapkan generasi muda yang utuh dengan adanya sinergi dengan program yang Insya Allah, saya yakin dan percaya dapat menjadi model pendidikan digital,” kata Illiza.

Dia mengungkapkan Pemko Banda Aceh akan terus memfasilitasi perkembangan untuk bisa terus beradaptasi dengan kecepatan zaman. Kegiatan ini menjadi penting karena dalam membimbing generasi untuk cerdas secara akademik hingga bijak dalam menggunakan teknologi.

“Melalui pelatihan ini saya berharap pada guru dapat menjadi sukses atau perubahan yang mampu mentransfer pengetahuan sekalipun menanamkan nilai-nilai yang kritis yang kritis dan bertanggung jawab kepada para siswa,” jelasnya.

Usai membuka kegiatan itu, Illiza menyapa satu per satu ratusan Kepala SD yang hadir di ruangan tersebut. Illiza kemudian berinteraksi dengan para guru mempertanyakan pola dan bagaimana menerapkan AI dalam pembelajaran di sekolah.

Illiza kemudian jadi sasaran photo para guru secara bergantian. Illiza juga ingin memastikan kualitas pendidikan dan pelatihan tersebut diikuti dengan baik oleh semua peserta agar dapat menerapkannya ke para murid nantinya.(*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER