Banda Aceh (Waspada Aceh) – Arus mudik Lebaran 2026 di Aceh mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 9.439 kendaraan tercatat melintasi ruas Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) dalam satu hari, menandai mulai padatnya pergerakan pemudik di wilayah tersebut.
Berdasarkan data PT Hutama Karya (Persero) per 17 Maret 2026, jumlah tersebut meningkat drastis hingga 235,55 persen dibandingkan trafik normal harian. Lonjakan ini menjadi indikator awal bahwa arus mudik di Aceh mulai memasuki fase padat, meskipun puncak Lebaran masih beberapa hari ke depan.
Selain ruas utama, peningkatan trafik juga terjadi pada ruas fungsional Sibanceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji). Tercatat sebanyak 3.603 kendaraan melintas di jalur tersebut dalam periode yang sama.
Plh. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan peningkatan trafik ini seiring dengan pergerakan masyarakat yang mulai mudik lebih awal.
“Peningkatan trafik ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh seiring dimulainya arus mudik Lebaran di berbagai wilayah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).
Ia juga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi tetap prima.
Selain itu, Hutama Karya juga memberlakukan potongan tarif tol sebesar 30 persen di ruas Sibanceh, khususnya untuk seksi 2 hingga 6. Kebijakan ini berlaku pada periode mudik 15–17 Maret dan arus balik 26–28 Maret 2026.
Diskon tersebut berlaku untuk seluruh golongan kendaraan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu uang elektronik dengan saldo mencukupi.
Hutama Karya mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan selama perjalanan.
Dengan lonjakan trafik yang cukup tinggi ini, Tol Sibanceh diperkirakan akan menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik Lebaran di Aceh tahun ini. (*)



