Banda Aceh (Waspada Aceh) – Malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah direncanakan berlangsung pada Jumat malam, 20 Maret 2026. Meski demikian, penetapan 1 Syawal masih menunggu hasil sidang isbat yang diumumkan Menteri Agama.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Iskandar AS, mengatakan pawai takbiran tetap dipersiapkan seperti tahun sebelumnya.
“Pawai takbiran akan dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman dan mengelilingi pusat Kota Banda Aceh dengan jarak sekitar 4 kilometer,” kata Iskandar saat diwawancarai Waspadaaceh.com, Rabu (18/3/2026).
Peserta pawai terdiri dari remaja masjid, lembaga pendidikan, hingga dayah. Mereka akan mengikuti pawai dengan berjalan kaki maupun menggunakan mobil hias.
Rencananya, pawai takbiran akan dilepas oleh Gubernur Aceh dan diikuti sekitar 15 grup dari Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Umumnya peserta dari remaja masjid. Nanti juga ada penilaian dan pembagian hadiah bagi pemenang,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan takbiran. Warga yang ingin menyaksikan pawai dipersilakan berada di sepanjang jalur yang dilalui, namun diminta tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kita berharap malam takbiran berlangsung aman dan nyaman, tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.
Sedangkan pelaksanaan Salat Idul Fitri akan dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman. Bertindak sebagai khatib yakni Ustaz Sudirman Suryanto dari Aceh Barat, sementara imam adalah Ustaz Miswar.
Masyarakat yang akan melaksanakan salat Idul Fitri diimbau datang lebih awal dan dalam kondisi sudah berwudhu.
“Jamaah diminta langsung mengisi saf bagian dalam agar tidak ada kekosongan,” katanya.
Panitia juga telah menyiapkan pengaturan parkir, termasuk di area basement masjid, guna memastikan kendaraan tertata rapi.
Iskandar menambahkan, persiapan kegiatan telah dilakukan sejak jauh hari dengan melibatkan berbagai instansi seperti kepolisian, TNI, Satpol PP dan WH, serta Dinas Perhubungan untuk mendukung kelancaran acara. (*)



