BerandaAceh473 Ribu Peserta di Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Gandeng RS Putri...

473 Ribu Peserta di Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Gandeng RS Putri Bidadari Layani Peserta JKK

Aceh Besar (Waspada Aceh) – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Putri Bidadari untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang berlangsung di RS Putri Bidadari, Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Selasa (10/3/2026).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh, Aziz Muslim, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja (PAK).

“Dengan adanya kerja sama ini, peserta BPJS Ketenagakerjaan memiliki lebih banyak pilihan rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan apabila terjadi kecelakaan kerja. Selain itu, sarana dan prasarana di RS Putri Bidadari juga tergolong lengkap,” kata Aziz.

Ia menjelaskan, layanan di rumah sakit tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan dari berbagai daerah di Aceh. “Peserta kami berasal dari seluruh Aceh, misalnya dari Meulaboh maupun Langsa. Jika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka dapat menggunakan fasilitas yang tersedia di RS ini,” ujarnya.

Aziz menyebutkan hingga saat ini jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Aceh mencapai sekitar 473 ribu orang. Peserta tersebut berasal dari berbagai segmen, mulai dari pekerja penerima upah, pekerja bukan penerima upah, jasa konstruksi hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sementara itu, Direktur RS Putri Bidadari dr Syarbaini mengatakan setelah penandatanganan kerja sama ini, pihak rumah sakit akan menunggu proses aktivasi akun layanan sebelum mulai melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Diperkirakan dalam waktu sekitar satu minggu akun layanan sudah aktif setelah proses pembuatan, sehingga pelayanan dapat segera dimulai,” ujar Syarbaini.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri jajaran manajemen RS Putri Bidadari, di antaranya Manager Pelayanan dr Nora, Manajer Penunjang Non Medis Saimun, Ketua Asuransi dan Casemix dr Raihan Nurrahmi, Manager Umum dr Sarah Nabilla, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Aziz Muslim bersama tim. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER