Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
BerandaBeritaPertamina Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa FT Medan

Pertamina Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa FT Medan

Medan (Waspada Aceh) – Perkuat pengamanan infrastruktur energi strategis, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal (FT) Medan menggelar sosialisasi pengamanan Objek Vital Nasional (obvitnas) dan keselamatan di sekitar jalur pipa Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Camat Medan Belawan pada Kamis (5/2/2026), menyusul kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Aula Kantor Lurah Pekan Labuhan pada, Selasa (3/2/2026).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat Medan Belawan, Lurah Belawan Bahari, Lurah Bagan Deli, Lurah Pekan Labuhan, para Kepala Lingkungan, serta masyarakat sekitar. Turut hadir unsur aparat keamanan dan instansi terkait, di antaranya Polsek Medan Belawan, Koramil 09 Belawan, Pos TNI AL (Posal) Belawan, Polres Pelabuhan Belawan, serta Dinas Pemadam Kebakaran Belawan.

Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

“Pengamanan objek vital nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan dan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat,” jelas Fahrougi.

Dia menambahkan bahwa keterbukaan informasi dan jalur komunikasi yang cepat menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi.

“Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui saluran resmi yang telah disediakan. Sinergi antara Pertamina, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga keselamatan lingkungan serta keberlanjutan penyaluran energi bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Fahrougi juga menegaskan bahwa pengamanan jalur pipa dan objek vital nasional merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan energi di wilayah Sumatera Bagian Utara. Keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh dukungan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Fuel Terminal Medan merupakan salah satu simpul distribusi energi strategis di wilayah Sumbagut. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat, patroli pengamanan terpadu bersama aparat, serta peningkatan koordinasi lintas sektor,” ujar Fahrougi.

Sementara itu, Pjs Fuel Terminal Manager Medan, Ricky Haryanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat sekitar. Dia menjelaskan bahwa Fuel Terminal Medan merupakan unit operasi vital yang berperan dalam mendukung distribusi energi bagi wilayah Sumatera Utara dan sebagian Aceh.

“Keberadaan objek vital nasional ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Dukungan masyarakat sekitar sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan jalur pipa agar distribusi energi tetap lancar serta keselamatan lingkungan bersama dapat terjaga,” ujar Ricky.

Dalam paparan materi sosialisasi disampaikan bahwa jalur pipa distribusi BBM melintasi sejumlah kawasan padat penduduk, antara lain Kelurahan Bagan Deli, Kelurahan Belawan Bahari, dan Kelurahan Pekan Labuhan.

Gangguan terhadap jalur pipa, baik akibat kebakaran, sabotase, maupun aktivitas ilegal seperti pencurian BBM, tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga berpotensi menghambat distribusi energi serta membahayakan keselamatan masyarakat. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER