Minggu, November 30, 2025
spot_img
BerandaAcehAkibat Banjir Bandang Kerugian Sarana Pendidikan Nagan Raya Mencapai 13,6 Miliar

Akibat Banjir Bandang Kerugian Sarana Pendidikan Nagan Raya Mencapai 13,6 Miliar

Suka Makmue (Waspada Aceh) – Akibat banjir bandang menerjang Beutong Ateuh Banggalang, kerugian akibat kerusakan sarana pendidikan di Nagan Raya ditaksir mencapai 13,6 Milyar.

Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan melalui Kepala Dinas Pendidikan Nagan Raya, Zulkifli, Minggu (30/11/2025) mengatakan, beberapa sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang diantaranya SDN 1 Beutong Ateuh, SD Negeri 2 Beutong Ateuh serta SMP Negeri Beutong Ateuh Banggalang, dengan jumlah kerugian yang dialami bervariasi sesuai tingkat kerusakannya.

Menurut data yang diterima Dinas Pendidikan Aceh, kerugian di SDN 1 Beutong Ateuh Banggalang mencapai Rp4,4 milyar dengan rincian RKB dengan perabotnya, perpustakaan dengan perabotnya, UKS dengan perabotnya, toilet, ruang administrasi dan perabotnya, pagar dan rumah guru. Sementara di SDN 2 juga sama Rp.4,4 Milyar  Ateuh Banggalang, sebut Zulkifli.

Sedangkan SMPN Beutong Ateuh Banggalang, juga mencapai Rp.4,96 Milyar yang meliputi kerusakan RKB dan perabotnya, perpustakaan dan perabotnya, toilet, kantor/administrasi beserta perabotannya, pagar, gedung laboratorium komputer dan UKS serta sejumlah perabotannya.

“Angka kerugian akibat banjir bandang yang merusak sekolah itu, masih bersifat sementara atau belum final, perlu dilakukan verifikasi kembali di lapangan secara akurat. ” ujar Zulkifli.

Akibat dari dampak bencana banjir bandang tersebut telah menghambat proses belajar mengajar di 3 sekolah yang terdampak tersebut, dan untuk sementara sekolah terpaksa diliburkan sampai kondisi benar-benar pulih kembali, pungkasnya.

Sedangkan untuk Kecamatan Tripa Makmur dan Darul Makmur, juga mengalami bencana banjir serupa, dan sampai saat ini belum ada laporan dari pihak sekolah yang disampaikan kepada pihaknya, karena saat ini sedang dilakukan pendataan yang akurat serta menghitung tingkat kerugiannya.

Untuk perbaikan sarana pendidikan membutuhkan anggaran cukup besar, nanti pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati serta pihak DPRK Nagan Raya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga akan melaporkan kepada Kemendiknas untuk langkah perbaikan sarana pendidikan yang telah rusak tersebut.(*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER