Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dua nama resmi diusulkan sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031. Selanjutnya, kedua nama tersebut akan diserahkan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk dipilih salah satunya.
Dua kandidat itu yakni Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar dan anggota DPRA Nurdiansyah Alasta. Keduanya ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Aceh di Ballroom Muraya Hotel, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026).
Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan mekanisme pemilihan Ketua DPD Demokrat memang memberikan kewenangan kepada Musda untuk mengusulkan maksimal tiga nama calon kepada Ketua Umum.
“Dari yang sekarang dua nama karena minimal didukung oleh 20 persen, dan yang mendaftar serta mendapatkan dukungan di atas 20 persen ada dua orang, yaitu Bung Dian dan Bung Sayuti,” kata Herman seusai pembukaan Musda VI Demokrat Aceh.
Herman mengatakan kedua nama tersebut selanjutnya akan ditetapkan dalam proses persidangan Musda. Setelah seluruh tahapan organisasi selesai, nama-nama calon Ketua DPD akan disampaikan kepada AHY untuk diputuskan. “Biasanya satu sampai dua minggu Ketum sudah bisa memutuskan. Tergantung Ketum menimbang, menilai,” ujarnya.
Menurut Herman, keputusan AHY tidak hanya didasarkan pada jumlah dukungan. Berbagai aspek akan menjadi pertimbangan, termasuk pengalaman dan posisi masing-masing kandidat.
“Dua-duanya juga punya jabatan. Yang satu di jabatan eksekutif, yang satunya di jabatan legislatif. Masing-masing memiliki kekuatan, kelebihan, dan mungkin bahkan punya kekurangannya masing-masing,” jelasnya.
Baca Juga : Musda ke-6: Demokrat Aceh Bidik Kembali Kursi Parlemen, AHY: Mari Kembali Membirukan Aceh
Dalam proses pencalonan, Sayuti Abubakar memperoleh dukungan dari 14 DPC Demokrat kabupaten/kota. Ke-14 DPC tersebut yakni Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Sabang, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Subulussalam, dan Aceh Singkil.
Sayuti juga mendapat satu dukungan dari unsur DPD Demokrat Aceh yang telah diverifikasi dan dikodefikasi. Dengan demikian, total dukungan yang tercatat untuk Sayuti mencapai 15 suara.
Sementara itu, Nurdiansyah Alasta mengantongi dukungan dari sembilan DPC Demokrat kabupaten/kota. Dengan perolehan tersebut, kedua kandidat dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal untuk diusulkan sebagai calon Ketua DPD.
Herman meminta persaingan antara kedua kandidat tidak berlanjut menjadi perpecahan setelah Ketua Umum menetapkan satu nama.
“Saya berpesan juga kepada Pak Sayuti maupun Pak Dian, setelah nanti Ketua Umum memutuskan, bersatu, jangan saling meninggalkan para pendukungnya,” katanya.
Dia menegaskan kontestasi dalam Musda merupakan bagian dari proses demokrasi internal partai. Namun, Herman mengingatkan kader Demokrat Aceh agar tidak kehilangan fokus menghadapi persaingan politik yang lebih besar pada Pemilu 2029.
“Kontestasi sesungguhnya di dalam ini adalah sesuatu hal yang wajar, karena konstitusi Partai Demokrat memang membuka ruang demokrasi,” ujarnya.
Menurut Herman, Demokrat Aceh pernah menjadi kekuatan besar dalam politik nasional dengan meraih tujuh dari 13 kursi DPR RI asal Aceh. Karena itu, Musda VI diharapkan menjadi momentum untuk kembali memperkuat mesin politik partai.
“Kita ingin bahwa momentum Musda kali ini bukan menjadi sebuah tujuan pemilihan Ketua DPD an sich. Tapi justru tujuannya adalah bagaimana kita mengulang kesuksesan di tahun 2029,” katanya.
Baca Juga : AHY Minta Demokrat Kawal Rehabilitasi Infrastruktur dan Ekonomi Aceh
Herman menyebut target realistis Demokrat ke depan adalah mampu meraih kursi di seluruh daerah pemilihan di Aceh. Untuk mencapai target tersebut, dia menilai soliditas internal dan kemampuan kader merebut hati masyarakat menjadi kunci.
“Kuncinya adalah bagaimana soliditas, solidaritas teman-teman pengurus di sini. Yang kedua juga bagaimana kita bisa meraih hati dan pikiran rakyat,”jelasnya.
Musda VI Partai Demokrat Aceh mengusung tema “Konsolidasi Demokrat, Rapatkan Barisan Bangun Kekuatan Rebut Kemenangan.” Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPP Demokrat, Plt Ketua DPD Demokrat Aceh Rian Firmansyah Syafruddin, serta ketua dan sekretaris DPC Demokrat dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Musda secara resmi dibuka Ketua Umum DPP Partai Demokrat AHY secara virtual pada Rabu malam. (*)



