Kamis, April 18, 2024
Google search engine
Beranda75 ASN Pemko Medan Positif Corona, Kasus di Sumut Hampir 1.500 Orang

75 ASN Pemko Medan Positif Corona, Kasus di Sumut Hampir 1.500 Orang

Medan (Waspada Aceh) – Kasus positif Corona atau COVID-19 di Sumatera Utara hampir mendekati 1.500 orang. Terbaru, hasil PCR test di Pemko Medan, mendeteksi 75 orang ASN positif Corona setelah sebelumnya reaktif dari hasil rapid test massal.

75 Orang ASN ini diketahui bertugas dalam pelayanan teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran, tenaga kesehatan dan Satpol PP. Pemko Medan sudah lebih dari tiga pekan ini melakukan rapid test massal terhadap jajaran ASN di berbagai dinas.

“Sekitar 3.925 ASN sudah menjalani rapid test yang digelar sejak akhir Mei lalu. Dengan hasil reaktif ada 78 orang dan hasil swab positif ada 75 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemko Medan, Mardohar Tambunan, Sabtu (27/6/2020).

Mardohar mengakui bahwa rapid test massal dilakukan dan diutamakan kepada ASN yang dalam tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Rapid test massal ini akan terus dilakukan, serta kepada ASN yang positif akan mendapat perawatan dan pengawasan pihak medis.

Sementara itu, kasus positif di Sumut terus bertambah. Hingga Sabtu (27/6/2020), sudah menembus 1.447 orang dan hampir mendekati 1.500 orang.

Dalam beberapa hari terakhir, kasus positif terus melonjak tinggi. Seperti pada akhir pekan ini dilaporkan meningkat 77 kasus baru.

“Jumlahnya 1.447 orang atau bertambah 77 kasus dari sebelumnya,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, Mayor KES dr Whiko Irwan D SpB, Sabtu (27/6/2020).

Dari 1.447 orang positif COVID-19 itu, sebanyak 373 orang pasien telah sembuh. Untuk pasien meninggal dunia berstatus positif sebanyak 92 orang. Untuk pasien positif yang dirawat di rumah sakit sebanyak 982 orang.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat sebanyak 202 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.107 orang.

“Kepada masyarakat diminta tetap patuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dan jangan sampai abai. Ini semua agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus,” jelasnya. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER