Selasa, Mei 28, 2024
Google search engine
Beranda37 Desa di Aceh Jaya Masih Sulit Akses Jaringan Internet

37 Desa di Aceh Jaya Masih Sulit Akses Jaringan Internet

Calang (Waspada Aceh) – Warga 37 desa di Kabupaten Aceh Jaya, kecewa terhadap kapasitas jaringan internet di pusat Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, yang masih melemah signalnya.

“Jaringan internet di pusat kecamatan sangat buruk. Untuk buka WhatsApp saja susah apa lagi untuk browsing. Jika ada keperluan, terpaksa harus mencari lokasi tower induk dan itu pun jaringannya sering terganggu,” kata Fadil, warga Desa Pajar Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, kepada Waspadaaceh.com, Sabtu (16/2/2019).

Saat ini, terangnya, masyarakat sudah mulai membutuhkan internet. Segala bentuk pengiriman data administrasi desa, sangat membantu melalui online.

“Bayangkan, masyarakat saat ini sangat dimudahkan dengan adanya internet. Segala bentuk pengiriman data bisa via E-mail. Tapi, bagaimana itu bisa dilakukan jika jaringan internetnya sangat lelet,” tuturnya.

Seharusnya, lanjut Fadil, pihak pemerintah perlu melakukan evaluasi kembali terhadap kodisi ini dan menyampaikan kepada perusahaan agar secepatnya bisa terselesaikan.

“Pemerintah jangan bergerak saat ada keluhan warga saja. Perlu adanya peninjauan agar kondisi kebutuhan orang banyak seperti ini tidak terkesan terabaikan,” pungkasnya.

Drh. Nuri Assirri, Camat Darul Hikmah, saat dikonfirmasi, kepada Waspadaaceh.com membenarkan jika jaringan internet di daerahnya masih melemah.

“Benar, jaringan internet di pusat kecamatan sangat lemah,” tutur Nuri.

Sekarang, lanjutnya, pihaknya sangat terkendala dengan kondisi ini mengingat Aceh Jaya mulai menggalakkan program data berbasis online.

“Sekarang internet sudah menjadi kebutuhan. Tanpa internet, segala informasi kedinasan sangat lambat, sehingga proses realisasinya juga terkesan terlambat. Apa lagi sekarang semua hampir serba online,” tuturnya.

Nuri mencontohkan, Kecamatan Darul Hikmah rentan dengan banjir. Saat itu terjadi, selalu menunggu keesokannya untuk pengiriman data yang akurat dari kepala desa.

“Jika di dukung dengan jaringan internet yang bagus, pasti kondisi ini akan sangat terbantu,” pungkasnya.

Nuri menambahkan, Kecamatan Darul Hikmah terdiri dari 19 Desa. 4 Desa di antaranya jaringan internet masih dalam kondisi lemah, yaitu E (Edge) dan 1 dari ke 4 desa tersebut adalah Desa Pajar yang kini menjadi pusat Kecamatan Darul Hikmah.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar kondisi ini secepatnya mendapat tanggapan dari pihak perusahaan,” terang Nuri.

Sementara, Saiful Mulyadi, Kabid Kominfo pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh Jaya menyampaikan, pihaknya akan menyurati perusahan operator agar segera menindaklanjuti keluhan warga.

Sejauh ini, lanjutnya, telah dilakukan pendataan terhadap desa yang jaringan internetnya masih dalam katagori lemah dan nantinya akan ditembuskan kepada pihak perusahan Telkomsel untuk bahan pertimbangan mereka ke depan.

“46 desa yang sudah memilih jaringan internet 4G, 88 3G, 37 E (Edge) dan 1 desa yang belum memiliki jaringan seluler yaitu Desa Rantoe Payang, Kecamatan Krueng Sabee,” tuturnya.

Kami berharap, tambah Saiful, masyarakat bisa bersabar karna dalam hal ini posisi dinas bukanlah pelaksana kegiatan, namun sebagai pemantau kesetaraan penyaluran jaringan.

“Kita hanya bisa merekomendasikan sedangkan pihak perusahanan memiliki mekanisme tersendiri dalam bekerja,” pungkasnya. (Zammil).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER