Rabu, November 29, 2023
Google search engine
Beranda2 Tewas dan 2 Korban Lainnya Terseret Arus di Brayeun Belum Ditemukan,...
Array

2 Tewas dan 2 Korban Lainnya Terseret Arus di Brayeun Belum Ditemukan, 1 Warga Malaysia

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dua di antara lima korban yang terseret arus saat mandi di lokasi wisata Brayeun, Desa Meunasah, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, belum ditemukan.

Kedua korban itu adalah Fakhrul Razi, 20, warga negara Malaysia dan Darazatul Aulia, 17, warga Ds. Rumoh Panjang Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain menyebutkan korban tersebut belum juga ditemukan pada hari kedua pencarian.

Sedangkan, dua korban atas nama M. Reza Asri, 18, warga Punge Kota Banda Aceh dan Ahmadal Hadi, 17, warga Lam Hasan Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Pencarian di hari kedua, ditemukan 2 korban yaitu, Ahmadal Yani ditemukan pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan berjarak 1,5 Km dari LKP kemudian korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Leupung Aceh Besar,” jelasnya.

Selanjutnya, pukul 17.00 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan satu orang korban atas nama M.Reza Asri dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan tidak jauh dari korban pertama yaitu pada jarak 1.5 km dari LKP terdampar di Pasir pinggir sungai dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Leupung Aceh Besar.

Adapun kronologisnya, pada hari Kamis (25/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB korban yang berjumlah lima orang mandi- mandi di Sungai Brayeun. Sekitar pukul 15.30 WIB secara tiba tiba terjadi banjir dengan arus yang kuat.

Akibat hujan lebat, kelima korban tersebut terseret arus sungai, namun satu orang berhasil diselamatkan atas nama Saiful Amani, 23, Asal Kota Fajar, Aceh Selatan. Sementara empat korban lainnya hilang terbawa arus.

Tim Basarnas Banda Aceh dibantu oleh Polairud Polda Aceh, Brimob Polda Aceh, Polsek Leupung, Koramil Leupun, BPBD Aceh Besar, RAPI dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian sampai sore hari.

“Pukul 18.00 WIB operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok Sabtu, (27/8/2022),” tutupnya. (Kia Rukiah)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments