Aceh Besar (Waspada Aceh) – Warga Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, mengeluhkan minimnya kehadiran dokter di Puskesmas Krueng Raya.
Kondisi tersebut membuat pelayanan kesehatan dinilai lambat karena pemeriksaan kerap hanya dilakukan oleh perawat yang harus berkonsultasi ke dokter melalui telepon.
Salah seorang warga, Aminah (43), mengatakan selama berobat dirinya belum pernah langsung diperiksa oleh dokter di puskesmas tersebut.
“Gak ada dokter, perawat telepon dokter, tanya bagaimana penanganannya,” kata Aminah, Senin (20/4/2026).
Ia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah terhadap fasilitas kesehatan di wilayahnya yang cukup jauh dari pusat kota dan berada di kawasan pesisir.
“Kamoe lake bak Pak Syukri, supaya na perhatian bak tempat kamoe yang jioh dan to laot nyoe, (Kami minta kepada pak Syukri (Wakil Bupati) supaya ada perhatian di tempat kami yang jauh dan dekat laut ini,” ujarnya terbata-bata.
Keluhan serupa disampaikan pasien lain, Laila. Ia mengaku pernah harus kembali ke puskesmas karena dokter tidak berada di tempat saat dirinya membutuhkan layanan rujukan.
“Saya pernah mau ambil rujukan, tapi dokternya tidak ada di tempat dan perawat tidak menjelaskan ke mana dokter, jadi disuruh balik lagi nanti,” katanya.
Kondisi tersebut dinilai berdampak pada lambatnya pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Warga menilai hak dasar atas layanan kesehatan belum sepenuhnya terpenuhi.
Warga menilai persoalan pelayanan kesehatan di daerah tersebut sudah cukup serius dan perlu segera ditangani pemerintah.
Warga kini berharap ada langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, termasuk Wakil Bupati Dra Syukri A Jalil, untuk memperbaiki layanan kesehatan di Puskesmas Krueng Raya. (*)



