Kamis, April 3, 2025
spot_img
BerandaNasionalWamen DIKTI Saintek Apresiasi TDMRC USK, Satu-satunya Fasilitas Riset Mitigasi di Asia...

Wamen DIKTI Saintek Apresiasi TDMRC USK, Satu-satunya Fasilitas Riset Mitigasi di Asia Tenggara

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia (DIKTI Saintek), Prof. Dr. Stella Christie, memuji fasilitas riset Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) yang dinilai memiliki potensi unggul untuk mendukung mitigasi bencana di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya, Selasa (24/12/2024) Stella meninjau fasilitas unggulan seperti Multi-Axial Shaking Table, satu-satunya di Asia Tenggara, serta Tsunami-Wave Flume yang digunakan untuk simulasi gelombang tsunami dan pengujian konstruksi pantai. Kedua fasilitas ini dianggap penting dalam memperkuat riset kebencanaan, khususnya di wilayah yang rawan tsunami seperti Aceh.

“Kami sangat mengapresiasi kemajuan riset yang dikelola TDMRC USK. Saya mendorong agar fasilitas ini tidak hanya dimanfaatkan oleh internal USK, tetapi juga oleh mitra eksternal sebagai bagian dari standardisasi pengujian material dan kolaborasi nasional,” ujar Stella.

Stella juga mendorong TDMRC untuk memperluas jejaring riset dengan Kementerian/Lembaga lain di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan fasilitas ini harus diarahkan untuk keberlanjutan dan manfaat yang lebih luas, termasuk dalam mendukung inovasi kebencanaan di tingkat nasional dan internasional.

“Fasilitas seperti ini harus menjadi pusat inovasi dan kolaborasi yang strategis, terutama dalam menghadapi tantangan mitigasi bencana yang semakin kompleks,” tambahnya.

TDMRC USK: Pusat Unggulan Mitigasi Bencana

Direktur TDMRC USK, Prof. Syamsidik, menjelaskan bahwa sejak 2017, TDMRC telah menjadi Pusat Unggulan IPTEK untuk mitigasi bencana tsunami. Saat ini, mereka bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) dalam pengembangan peringatan dini tsunami non-seismik di Indonesia.

Selain itu, pada akhir kunjungan, tim TDMRC menyerahkan buku berjudul “Dampak Tsunami Pada Bangunan Masjid” yang ditulis oleh para pakar, termasuk Dr. Ibrahim dari Politeknik Negeri Lhokseumawe. Buku ini menjadi salah satu upaya TDMRC dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan hasil riset kebencanaan.

Wakil Rektor I USK, Prof. Dr. Agussabti, menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan bahwa apresiasi dari Wakil Menteri DIKTI Saintek menjadi motivasi besar bagi USK untuk terus berinovasi.

“Kunjungan ini merupakan momentum penting untuk menunjukkan komitmen USK dalam mendukung mitigasi bencana berbasis riset unggulan,” kata Agussabti.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Prof. Stella di USK, termasuk menghadiri perayaan 8 tahun Atsiri Research Center (ARC) sehari sebelumnya. ARC USK juga dikenal sebagai pusat riset unggulan di bidang atsiri.

Dengan kunjungan ini, TDMRC USK diharapkan mampu menjalin lebih banyak kolaborasi dan terus menjadi garda terdepan dalam mitigasi bencana di Indonesia. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER