Waga Aceh Barat Resah Akibat Maraknya Pencurian Sapi di Siang Bolong 

    BERBAGI
    Ali Hasyimi, salah seorang peternak sapi di Panton Reu, Aceh Barat. (Foto/Ist)

    Aceh Barat (Waspada Aceh) – Maraknya kasus pencurian ternak sapi pada siang hari telah meresahkan warga Aceh Barat. Hingga akhir pekan ini sedikitnya 7 ekor sapi masyarakat hilang dicuri.

    Maling sapi tersebut saat ini berkeliaran di kawasan Kecamatan Panton Reu. Masyarakat kini khawatir ternak sapi mereka bisa menjadi korban pencurian, kata Ali Hasyimi, salah seorang peternak sapi di daerah itu, Jumat (01/10/2021).

    Mewakili masyarakat di daerah itu, Ali Hasyimi meminta kepada aparat penegak hukum agar menelusuri maraknya pencurian ternak warga yang meresahkan tersebut.

    Sebenarnya warga setempat sudah melakukan ronda malam sebagai upaya menggantisipasi pencurian ternak tersebut, namun pencurinya justru melakukan aksinya pada siang hari, sebut Ali Hasyimi atau sering disapa Cek Roy.

    Untuk itu politisi Partai Golkar Aceh Barat ini berharap kepada penegak hukum untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas.

    Adapun ternak sapi yang hilang antara lain di Gampong Tamping, Cot Manggie Panton Reu serta Lhok Guci Kecamatan Pante Cermin.

    Sementara itu Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda, melalui Kapolsek Pante Cermin Ipda Ridwansyah Mizan, mengatakan, terkait dengan maraknya kasus pencurian sapi di siang hari, pihaknya akan menindaklanjuti laporan masyarakat dalam wilayah hukumnya.

    Jika benar warga telah kehilangan 7 ekor sapi, pihaknya akan segera melakukan pemantauan serta pengintaian untuk menangkap para pelakunya.

    Ipda Ridwansyah Mizan berharap agar masyarakat dalam wilayah hukumnya tetap waspada dengan aksi maling sapi tersebut. Selaku penegak hukum di Kecamatan Pante Cermin, dia meminta waktu kepada masyarakat untuk mengungkap kasus yang telah meresahkan itu. (Zul Nagan)