Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaAcehUntuk Stabilitas Harga, Perum Bulog Aceh Salurkan 3.463 Ton Minyak Kita 

Untuk Stabilitas Harga, Perum Bulog Aceh Salurkan 3.463 Ton Minyak Kita 

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Perum Bulog Kanwil Aceh kembali menyalurkan 3.463 ton Minyak Kita ke sejumlah wilayah di Aceh untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dan menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen.

Distribusi dilakukan secara bertahap melalui jaringan mitra resmi, terutama ke pasar tradisional dan titik penjualan strategis di beberapa kabupaten/kota.

Pimpinan Wilayah Bulog Aceh, Ihsan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan bahan pangan pokok agar tetap aman dan mudah diakses masyarakat.

“Distribusi Minyak Kita ini kami lakukan untuk menjaga ketersediaan barang di pasaran sekaligus memastikan masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya. Kamis (19/2/2026)

Sebagai langkah pengendalian, Bulog Aceh menempel spanduk Harga Eceran Tertinggi (HET) di setiap toko pedagang pengecer, khususnya yang terdaftar di SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok).

Pedagang yang melanggar ketentuan harga akan mendapat teguran, dan jika pelanggaran berlanjut, status kemitraan akan dicabut. Mereka juga dapat berhadapan dengan aparat penegak hukum terkait pelanggaran harga pangan.

Pemerintah sendiri telah menetapkan harga tebus Minyak Kita dan harga jual kepada pedagang eceran di pasar. Bulog Aceh pun mendorong pedagang untuk segera mendaftar sebagai mitra resmi, agar distribusi dan pengawasan dapat berjalan optimal.

Selain distribusi, Bulog Aceh terus melakukan pemantauan harga di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas pasar.

Dengan adanya tambahan pasokan melalui distribusi 3.463 ton ini, diharapkan ketersediaan minyak goreng tetap terjaga dan daya beli masyarakat dapat terlindungi.

Bulog menegaskan bahwa stok Minyak Kita di Aceh dalam kondisi aman dan distribusi akan terus dilanjutkan menyesuaikan kebutuhan pasar. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER