Selasa, April 16, 2024
Google search engine
BerandaAcehUlama, Pemuda, LSM dan Tokoh Adat Aceh Jaya Berharap Mendagri Tunjuk Putra...

Ulama, Pemuda, LSM dan Tokoh Adat Aceh Jaya Berharap Mendagri Tunjuk Putra Daerah Menjadi Pj Bupati

Calang (Waspada Aceh) – Segenap lapisan masyarakat Aceh Jaya berharap Menteri Dalam Negeri menunjuk dan menetapkan putra daerah menjadi Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya sisa periode 2023 – 2024

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Jaya, Masri mengungkapkan, Mendagri sudah selayaknya memberikan kesempatan kepada putra daerah untuk menjadi Pj Bupati Aceh Jaya menggantikan Pj Bupati lama yang kini sudah dilantik sebagai Pj Walikota Tangerang hingga terpilih bupati definitif pada pilkada 2024.

“Putra daerah lebih memahami kondisi dan kearifan lokal daerahnya, dengan demikian akan betul-betul membangun Aceh Jaya dan melanjutkan program Pj Bupati sebelumnya” ujar Masri, Selasa (26/12/2023) di Calang

Menurutnya, masa kepemimpinan Pj Bupati sebelumnya banyak terobosan yang sedang dilakukan. Salah satunya Badan Usaha Milik Daerah (Bundesma). Tentunya program ini sangat bagus dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga kedepannya dan tentunya perlu dilanjutkan

Program tersebut, lanjutnya, merupakan buah pemikiran Pj Bupati sebelumnya yang menelan anggaran yang cukup lumayan besar dan sedang dalam masa pembangunan.

“Menurut kami, kondisi seperti ini tentunya sudah sangat dipahami oleh putra daerah. Apalagi sudah mengikuti dan mendampingi Pj Bupati lama, mulai dari merumuskan hingga menjalankan, sehingga akan sangat mudah saat melanjutkan pembangunan” ujarnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kita Peduli, Abdo Rani juga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memprioritaskan penunjukan Putra Daerah menjadi Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya

“Tahun depan akan dihadapkan dengan pesta Demokrasi yang harus kita kawal bersama. Kami masyarakat sangat berharap agar Mendagri menunjuk putra daerah menjadi Pj Bupati akan lebih mampu menyukseskan Pilpres karena sudah memahami kondisi daerah” ujarnya

Dukungan yang sama juga turut disampaikan dari Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Jaya, Anwar Ibrahim. Ia berkeyakinan Mendagri akan mempertimbangkan putra Aceh Jaya sebagai Pj Bupati karena lebih memahami kultur Daerah.

“Putra Daerah lebih memahami dinamika permasalahan yang ada di Aceh Jaya, sudah seharusnya dipimpin oleh orang Aceh Jaya itu sendiri” ujar Anwar

Terpisah, Tgk H. Mustafa Sarong, Ketua Majelis Permusyawatan Ulama (MPU) Aceh Jaya Periode 2008 – 2022 juga meminta Mendagri menunjuk putra Daerah sebagai Penjabat Bupati Aceh Jaya.

“Tentu kami sangat berkeyakinan jika masyarakat sangat berharap, Penjabat Bupati Aceh Jaya dapat diberikan kepercayaan kepada Putra Aceh Jaya” ujarnya

Selain itu, tambahnya, masyarakat Aceh Jaya bukan anti terhadap orang luar daerah memimpin Aceh Jaya. Namun, dimasa transisi ini tentunya perlu pemimpin yang sudah memahami persoalan daerah, sehingga dengan waktu singkat ini dapat menyelesaikan dan melanjutkan program yang sedang berjalan.

“Kami berharap agar Mendagri dapat mempertimbangkan untuk menunjuk putra daerah menjadi Pj Bupati hingga terpilihnya Bupati Aceh Jaya definitif di Pilkada 2024 dan besar kemungkinan jika putra daerah dapat mewujudkan kondusifitas saat pilkada berlangsung” tutupnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER