Banda Aceh (Waspada Aceh) – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), meninjau langsung kedatangan material tower pengganti yang diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules di Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (28/11/2025).
Material ini menjadi komponen krusial percepatan pemulihan kelistrikan Aceh pascarobohnya sejumlah tower akibat banjir besar di beberapa wilayah.
Dalam peninjauan tersebut, Mualem didampingi Komandan Lanud SIM, Kolonel Nav Sudaryanto.
Material tower yang tiba merupakan bagian dari langkah darurat PLN mengganti jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV pada jalur transmisi Bireuen–Arun, Brandan–Langsa, serta Peusangan–Bireuen yang terdampak banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir.
Mualem menegaskan pemulihan listrik harus dilakukan secepat mungkin karena listrik padam berkepanjangan memperburuk penanganan warga terdampak, layanan publik, serta keamanan wilayah.
“Prioritas kita adalah pemulihan listrik agar seluruh sektor bisa kembali bergerak. Pemerintah Aceh akan mendukung penuh upaya PLN dan pihak terkait untuk mempercepat perbaikan ini,” ujar Mualem.
Selain mengawasi proses teknis pemulihan, Mualem juga terus mengikuti perkembangan evakuasi warga terdampak banjir serta distribusi bantuan pangan dan logistik.
Sehari sebelumnya, Kamis (27/11/2025), Gubernur telah menetapkan Aceh dalam status darurat bencana hidrometeorologi. Pada malam harinya, Mualem langsung meninjau lokasi banjir dan pos pengungsian di Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.(*)



