Jumat, Juli 19, 2024
Google search engine
BerandaTim Inafis Olah TKP Lokasi Ledakan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Tim Inafis Olah TKP Lokasi Ledakan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Medan–Laporan terakhir terkait dengan pemboman bunuh diri yang terjadi di Polretabes Medan, Rabu pagi tadi (13/11/2019), menyebutkan bahwa pelaku bom bunuh diri berjumlah satu orang.

Pihak kepolisian memutakhirkan informasi mengenai jumlah pelaku bom bunuh diri, setelah memperoleh fakta terbaru, bahwa pelakunya berjumlah satu orang. Sebelumnya dilaporkan, terduga pelaku bom bunuh diri ada dua orang.

“Diduga 1 orang, informasi pertama,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal kepada wartawan di Sentul, Jawa Barat.

Keterangan yang sama juga disampaikan Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan, yang  mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran sementara, pelaku pemboman seorang diri.

Berita Terkait: 6 Polisi Terluka pada Pemboman di Mapolrestabes Medan

Sementara itu polisi juga menyampaikan informasi, selain menewaskan seorang terduga pelaku, peristiwa itu juga melukai lima petugas kepolisian dan satu orang sipil.

Selain itu, ledakan bom juga merusak kendaraan yang sedang diparkir di halaman Polrestabes Medan tersebut. “Ada beberapa kendaraan dinas juga rusak,” ungkap Iqbal.

Berita Terkait: Diduga 2 Orang Pelaku Pemboman di Mapolrestabes Medan

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan ada 4 kendaraan yang mengalami kerusakan, tiga kendaraan dinas dan satu kendaraan pribadi.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran sementara, pelaku beraksi seorang diri.”Sejauh ini, pelaku adalah seorang diri,” ujarnya.

Para petugas sedang melakukan olah TKP usai peristiwa ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu pagi tadi (13/11/2019). (Foto/wa.gorup)

Identitas pelaku bom tersebut saat ini sedang ditelusuri melalui sidik jari oleh Tim Inafis Polri. Pelaku diketahui mengenakan jaket salah satu ojek online.

Berita Terkait: Breaking News: Polrestabes Medan Dibom

Gojek Kutuk Pemboman

Terkait dengan peristiwa bom bunuh diri, di mana terduga pelakunya diidentifikasi mengenakan jaket ojek online, pihak manajemen Gojek mengutuk keras kejadian itu. Terduga pelaku dilaporkan menggunakan seragam (jaket) salah satu ojek online, tapi bukan atribut Gojek.

“Kami mengutuk aksi teror yang terjadi di Polrestabes Medan pagi ini, dan kami berduka cita atas jatuhnya korban dari aksi teror tersebut. Kami tidak dapat berkomentar mengenai atribut terduga pelaku.”

“Kami telah dengan segera menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib, serta siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi,” kata Kristy Nelwan, Vice President of Corporate Communications GOJEK Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (13/11/2019).

Gojek, kata Kristy, menentang keras segala tindakan anarkis dan akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat.

Pihak Gojek juga meminta masyarakat agar tidak menggunakan azas dan persepsi negatif, dengan adanya atribut ojek online yang digunakan pelaku hingga menunggu hasil resmi forensik pihak Kepolisian, ujar Kristy. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER