Beranda Aceh Terkait Kekosongan Obat, Dirut RSUD-SIM: Dalam Proses Pengiriman

Terkait Kekosongan Obat, Dirut RSUD-SIM: Dalam Proses Pengiriman

BERBAGI
Direktur RSUD-SIM, dr.Hj Cut Yuliza Sutifa. (Foto/Zul Nagan)

Suka Makmue (Waspada Aceh) – Adanya informasi terkait kosongnya obat di RSUD-SIM Kabupaten Nagan Raya, direktur rumah sakit tersebut, dr.Hj.Cut Yuliza Sutifa, membenarkan stok obat-obatan kurang, namun bukan kosong.

Kepada Waspadaaceh.com, Kamis malam (30/9/2021), Cut Yuliza Sutifa menyebutkan, saat pandemi COVID-19 memang pengiriman obat dari Medan dan Jakarta agak terlambat sampai ke RSUD-SIM tersebut. Namun menurutnya, bukan berarti sama sekali tidak ada obat di rumah sakit daerah tersebut.

Kata Cut Yuliza, jika stok obat-obatan kosong, maka RSUD-SIM harus menolak pasien yang berobat. “Tapi karena stok obat masih memadai, sehingga pelayanan di rumah sakit ini tetap berjalan dengan normal. Tidak ada pasien yang mengeluh,” kata Cut Yuliza.

Cut Yuliza menambahkan, dengan adanya kritikan yang berkembang,  dia sangat berterima kasih. Fengan adanya kritikan, pihaknya dapat membenahi secara pelan-pelan. Dia mengatakan, tidak alergi dengan berbagai kritik yang disampaikan.

Menurutnya, dalam beberapa hari ini obat-obatan dimaksud sudah berada di Nagan Raya.

Sebagai direktur yang baru dua bulan menjabat, Cut Yuliza berupaya terus melakukan pembenahan di RSUD-SIM. Memberi pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat Kabupaten Nagan Raya, pungkasnya. (Zul Nagan)