Sabtu, November 29, 2025
spot_img
BerandaAcehTerjebak Banjir di Langsa–Tamiang, Warga Berjuang Selama Empat Hari

Terjebak Banjir di Langsa–Tamiang, Warga Berjuang Selama Empat Hari

Langsa (Waspada Aceh) – Ratusan warga terjebak di jalan penghubung Langsa–Tamiang setelah banjir besar melanda Aceh sejak Rabu (26/11/2025) sore. Air setinggi dada orang dewasa menenggelamkan jalan, memutus akses transportasi, dan melumpuhkan fasilitas publik mulai dari ATM, telepon seluler, hingga rumah sakit.

Ramadhan, salah seorang warga yang hendak menuju Banda Aceh dari Medan, menceritakan perjuangan mereka menghadapi bencana.

“Selama empat hari, kami tidur di SPBU, di jalan, bahkan di mobil bersama penyintas lain. Makanan terbatas, hanya telur dan Indomie yang kami beli sendiri. Tidak ada dapur umum, tidak ada pemerintah di lokasi,” katanya kepada waspadaaceh.com via telepon, Sabtu (29/11/2025).

Kesulitan logistik dan kenaikan harga kebutuhan pokok menambah tekanan warga terdampak. Di Bukit Tinggi dan kawasan Manyak Payet, ratusan kendaraan menumpuk, terhenti selama dua malam karena tidak ada aparat yang mengatur lalu lintas.

BBM pun hanya bisa diperoleh dengan antrean panjang hingga dua kilometer, dan warga terpaksa membeli dengan botol minuman.

Meski begitu, harapan muncul dari pihak Bea Cukai Langsa. Mereka menyediakan wifi gratis melalui Kapal Patroli BC 30001 TBK yang sandar di Pelabuhan Kuala Langsa, sehingga warga bisa kembali berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat setelah empat hari terputus kontak.

“Alhamdulillah, setidaknya kami bisa memberi kabar kepada keluarga dan teman,” ujar Ramadhan.

Berdasarkan pengamatan Ramadhan, di lokasi banjir tidak terdapat dapur umum maupun gerak cepat logistik dari pemerintah. Warga terdampak terpaksa mengatur kebutuhan sehari-hari secara mandiri. Ia berharap pemerintah dapat segera hadir di lapangan untuk menyalurkan bantuan dan memastikan akses logistik serta pelayanan publik berjalan, sehingga penyintas dapat bertahan dengan lebih aman dan layak. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER