Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaTenaga Medis RSUD Tgk Chik Ditiro yang Diisolasi Bertambah

Tenaga Medis RSUD Tgk Chik Ditiro yang Diisolasi Bertambah

Sigli (Waspada Aceh) – Jumlah tenaga medis RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie, yang menjalani isolasi mandiri dan perawatan di ruang isolasi terus bertamabah mencapai 25 orang, hingga Selasa (11/8/2020).

Hal itu terjadi setelah pihak rumah sakit berplat merah, milik Pemkab Pidie tersebut melakukan tracking terhadap mereka yang sempat berinteraksi dengan pasien EF, yang meninggal dunia karena positif terinveksi COVID-19.

“Tracking kita sudah lakukan kemari, Senin (10/8/2020). Sekarang ini kami sedang melakukan uji swab,” kata dr Muhammad Yassir, SpAn, direktur RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli.

Menurut dia, uji swab yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan kebijakan lokal. Mereka yang menjalani uji swab adalah petugas bertugas di Istalasi Gawat Darurat (IGD) dan petugas di Intensive Care Unit (ICU).

”Begitu pun bagi petugas yang merasa dirinya ingin diswab, kita juga daftarkan, serta petugas petugas yang rentan,” katanya.

Kegiatan swab terhadap tenaga medis RSUD Tgk Chik Ditiro, ujar dr Muhammad Yassir, sudah berlangsung selama dua hari dimulai sejak, Senin (10/8/2020). Pada hari pertama sekira 40 orang menjalani pemeriksaan uji swab.

“Kalau sekarang ini sedang berlangsung uji swab. Saya belum dapat laporan berapa orang yang sudah diswab,” katanya, seraya mengungkapkan sampai sekarang sudah ada 25 orang tenaga medis yang menjalani isolasi.

Was-was

Pantauan Waspada, pasca meninggalnya pasien COVID-19 positif Corona itu, beberapa waktu lalu, berdampak pada diisolasinya puluhan staf dan anggota medis di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie.

Banyak warga di daerah itu mulai was-was, karena kawatir terpapar virus Corona yang mematikan tersebut. Bahkan saat ini ada beberapa orang tua yang tidak mengizinkan anak-anak mereka ke sekolah.

“ Karena kondisi sekarang ini sudah ada warga yang meninggal akibat terpapar COVID-19 di Sigli. Sekarang kami tidak mengizinkan dulu anak –anak kami ke sekolah,” kata Anisa, 35, ibu rumah tangga.

Apalagi sekarang sudah beredar kabar lagi, ada puluhan petugas kesehatan di RSUD Tgk Chik Ditiro yang diharuskan menjalani isolasi serta melakukan uji swab.

“Artinya kita harus jaga diri serta keluarga kita dengan baik dan menjalankan protokol kesehatan sesuai petunjuk dinas kesehatan,” tandasnya. (b06).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER