Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah, unggul dengan elektabilitas 46,78% dalam survei yang dilakukan Institute for Statistics and Socio-Ecological Development (ISSED).
Survei ini melibatkan empat pasangan calon dan dilakukan di 9 kecamatan serta 80 gampong di Kota Banda Aceh.
Pasangan nomor urut 4, Teuku Irwan Djohan dan Khairul Amal, menempati posisi kedua dengan 21,67%, disusul Aminullah Usman dan Isnaini Husda (nomor urut 3) dengan 13,56%.
Pasangan nomor urut 2, Zainal Arifin dan Mulia Rahman, meraih 4,33%. Sebanyak 13,67% responden masih belum menentukan pilihan. Survei ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu pada Juli terhadap 1.155 responden dan pada November dengan 900 responden.
“Sebagian besar responden adalah generasi Y yang mendominasi jumlah pemilih,” ujar Koordinator Survei, Nurfajri Aldi, dalam konferensi pers di Banda Aceh, Jumat (22/11/2024).
Lapangan Kerja dan Kemiskinan
Dalam survei, 36,2% responden menilai kurangnya lapangan kerja sebagai masalah utama Kota Banda Aceh. Sementara itu, 16,29% menyebutkan kemiskinan ekstrem sebagai tantangan terbesar. Isu lainnya meliputi pemberdayaan ekonomi dan pelaksanaan syariat Islam.
Lebih dari 24% responden menginginkan pemimpin yang agamis, diikuti dengan sosok yang bebas korupsi dan dekat dengan masyarakat.
Perubahan Elektabilitas Paslon
Dibandingkan hasil survei tahap pertama, elektabilitas Illiza-Afdhal turun dari 57,32% pada Juli menjadi 46,78% pada November. Sebaliknya, Aminullah-Isnaini mengalami kenaikan dari 10,39% menjadi 13,56%. Irwan Djohan-Khairul Amal mengalami penurunan dari 26,84% menjadi 21,67%.
Peningkatan jumlah responden yang belum menentukan pilihan juga signifikan, dari 2,68% pada Juli menjadi 13,67% di November.
Aldi menjelaskan, perubahan ini dipengaruhi ketidaksesuaian dengan visi-misi pasangan calon, keterlibatan dalam kasus negatif, serta performa saat debat publik.
Hasil survei ini memberikan gambaran dinamika preferensi pemilih menjelang Pilkada Banda Aceh 2024. Tantangan bagi para calon adalah menjawab isu-isu utama yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. (*)