Beranda Aceh Steem Amal Jajaki Bantuan untuk Keluarga Yatim Piatu

Steem Amal Jajaki Bantuan untuk Keluarga Yatim Piatu

BERBAGI
Adi Saputra dan adik-adiknya ketika dikunjungi Koordinator Steem Amal Jalal Anroja di Pidie. (Foto/Ist)

Pidie (Waspada Aceh) – Para relawan yang tergabung dalam Komunitas Steem Amal, mulai melakukan pendataan (assessment) pada keluarga yatim piatu di Desa Reului Busu Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie, Jumat (10/9/2021).

Koordinator Steem Amal, Jalal Anroja, kepada media mengatakan, dia bersama relawan Steem Amal, Ras Taufik, sudah dua kali berkunjung ke rumah calon penerima bantuan tersebut.

Jalal menjelaskan, di Reului Busu itu, ada satu keluarga yang sudah kehilangan kedua orang tuanya karena meninggal dunia. “Ayah mereka telah meninggal sejak 9 bulan yang lalu dan ibu mereka telah meninggalkan mereka selama-lamanya sejak 16 hari yang lalu,” papar dia.

“Kedua almarhum meninggalkan anak-anak yatim piatu sebanyak 8 orang, tiga perempuan, lima laki-laki. Paling sulung sudah berusia 21 tahun, sedangkan yang paling bungsu baru berusia 5 tahun,” sebutnya.

Disebutkan, tiga yatim piatu itu masih mengenyam sekolah dasar (SD), sedangkan dua masih di SMP dan SMA. “Saat ini mereka diasuh oleh neneknya yang sudah tua renta dengan dibantu oleh kakak tertua mereka, Marzalena,” ujar Jalal.

Lebih jauh Jalal menjelaskan, kedatangan relawan Steem Amal ke rumah tersebut untuk melakukan survei. Dalam kunjungan kedua, mereka didampingi kepala desa (keuchik) setempat, Agus Sani.

“Hasil survei kami, mereka sepakat meminta bantuan peningkatan ekonomi masyarakat dalam bentuk pengadaan hewan ternak jenis kambing, sesuai dengan assessment awal kami sebelumnya,” sebut dia.

Menurut Jalal, berdasarkan saran dari keuchik, sebelum bantuan disalurkan, sebaiknya diberi pelatihan tentang tata cara pengembang biakan kambing dan juga pembuatan pakan yang layak.

“Adi Saputra, 18 tahun, anak kedua dari keluarga yatim piatu ini akan dididik lebih dulu, oleh tenaga ahli,” ujarnya.

“Kami akan menyusun rencana untuk menemui tenaga ahli yang direkomendasikan oleh kepala desa tersebut dan akan menjalin kerjasama untuk melatih Adi Saputra agar menjadi peternak kambing yang handal,” lanjut Jalal.

Jalal berharap, dengan pelatihan tersebut Adi Saputra akan memiliki keahlian dalam mengembangbiakkan kambing dan juga dalam membuat pakan yang berkualitas, sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi mereka, tutupnya. (Ria)

BERBAGI