BerandaAcehSPBU di Aceh Timur, Aceh Tamiang Hingga Lewat Perbatasan Sumut Krisis BBM

SPBU di Aceh Timur, Aceh Tamiang Hingga Lewat Perbatasan Sumut Krisis BBM

Medan (Waspada Aceh) – Sejumlah SPBU di Banda Aceh dan sekitarnya diserbu masyarakat, termasuk juga Pertashop atau SPBU mini yang khusus menjual Pertamax, sejak tadi malam, Rabu (4/3/2026), hingga hari ini, Kamis (5/3/2026).

Mobilitas warga ini akibat dari statement atau pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang menyatakan bahwa stok nasional cukup 20-25 hari kedepan. Alhasil, membuat masyarakat panik dan memburu SPBU untuk membeli BBM.

Tidak hanya SPBU, di sejumlah toko alat rumah tangga pun, untuk jerigen berbagai ukuran laris manis. Salah satu toko alat rumah tangga di Keutapang, Aceh Besar, yang mengaku baru saja kehabisan stok jerigen 20 liter sebanyak 10 unit.

“Ada orang yang beli jerigen sampai 4 biji, bang. Banyak yang beli 2 biji. Jarang beli cuma 1 biji,” kata penjual di toko tersebut.

Pantauan Waspadaaceh.com, hingga sore ini, semua SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar, terlihat diserbu pemotor dan pemobil yang akan mengisi BBM. Bahkan beberapa di SPBU pusat kota, banyak warga antre menggunakan jerigen untuk mengisi BBM jenis Pertamax.

Sementara itu, SPBU di daerah Aceh Timur, Langsa hingga Aceh Tamiang, juga terjadi krisis BBM sejak Rabu (4/3/2026).

SPBU di sepanjang jalan lintas dari Idi, Aceh Timur hingga Aceh Tamiang, bahkan hingga Langkat (Sumut), BBM jenis solar tidak tersedia. SPBU di daerah ini memasang papan pengumuman “SOLAR HABIS”.

Pertamina Jamin Pasokan Aman

Terkait dengan ini, Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut. Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi.

Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur.

Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER